Sudah
menjadi tradisi bagi Warga Kota Mojokerto setiap hari Jumat para Kader
Motivator yang memakai seragam orange, blusukan ke rumah-rumah untuk memeriksa
jentik-jentik yang ada di dalam rumah dan di luar rumah, serta membersihkan
sampah-sampah yang ada di dalam rumah/di luar rumah untuk dijual/ditimbang pada
hari Jumat juga sekalian pada saat PSN, dan hasil penjualan sampah ditabung di
Bank Sampah masing-masing. Lurah Magersari Eko Suyatno, SH dalam laporannya
mengatakan Kader Motivator yang ada di Kelurahan Magersari 91 orang, untuk
lingkungan Mulyosari II Kader Motivator 8 orang.
Jumlah Bank Sampah di Kelurahan Magersari 10, dari hasil
pemantauan 45 rumah tidak menemukan jentik-jentik alias bebas jentik 100%,
untuk hasil penimbang sampah memperoleh Rp 110.000 dan disimpan di
Pengurus/Bendahara Bank Sampah. PSN di Kelurahan Magersari dihadiri Walikota,
PLT Sekdakot, Kepala DPT/Tim Pemantau TK Kota Mojokerto. Sebelum menyampaikan
sambutan Walikota mengajak para Kader untuk menyerukan Pekik PSN dan sebelumnya
para Kader/semua yang hadir diajak untuk senam anti stroke. Dalam sambutan pengarahannya
Walikota mengatakan bahwa kegiatan PSN yang kita lakukan setiap hari Jumat
harus terus kita laksanakan agar Warga Kota Mojokerto dapat terhindar dari
penyakit DBD, sebab di 38 daerah Kabupaten/Kota di Jawa Timur angka penyakit
DBD masih sangat tinggi, sedangkan di Kota Mojokerto DBD sangat kecil dan untuk
tahun 2017 ini bahkan tidak ada. Untuk itu kegiatan semacam ini harus
betul-betul lebih kita tingkatkan, karena hasilnya sudah terlihat dan dapat
kita nikmati, derajat kesehatan makin meningkat, usia harapan hidup sudah
72,82. Usia panjang amalnya bagus berarti orang pilihan Allah. Setiap hari
Jumat harus selalu melaksanakan kegiatan PSN, Kader PSN dulu hanya melihat
jentik-jentik, tapi sekarang juga bersih-bersih rumah dan itu sudah melaksanakan
pola hidup sehat. Jagalah kebersihan rumah dari sampah-sampah yang tidak
berguna dan jual di Bank Sampah untuk membayar pajak dan listrik, bagi yang
mempunyai bayi bawa ke Posyandu untuk diperiksakan tumbuh kembangnya agar kelak
dapat menjadi generasi yang sehat, berkualitas. Kader harus pro aktif, tugas
Kader sangat mulia. “Kader Motivator Penyelamat Jiwa dan Nyawa”. Sementara
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Hj. Siti Amsah Mas’ud Yunus dalam
blusukannya yang didampingi Kepala Dinas Ksehatan Dra. Christiana Indah W, Apt,
M.Si, Camat dan Kepala Bappeko Harlisetyati, SH, M.Si, telah menemukan rumah
yang di dalamnya/di ruang tamu ada piaraan burung, kucing yang sangat kotor dan
berbau. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto memberikan pengarahan kepada
pemilik rumah-rumah, agar piaraan-piaraan tersebut dapat dipindahkan ke tempat
yang lain, agar tidak mengganggu kesehatan kita apalagi jika ada anak
balitanya. Mari kita jaga kebersihan rumah kita, mari kita jalankan pula hidup
sehat agar penyakit jauh dari kita. PSN juga di isi materi tentang BPJS
Kesehatan, dan dari BNN tentang Narkoba. Kegiatan dilaksanakan Jumat
(6/10/2017) di Lingkungan Mulyosari RT 03 RW 02 Kelurahan Magersari dan dalam
acara tersebut Walikota telah menyerahkan bantuan uang Rp 1.500.000,-
(Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) untuk dipergunakan pengecatan pagar/orange.
(Sef).

No comments:
Post a Comment