Dewasa ini terjadi kecenderungan perubahan konsumsi masyarakat sejalan
dengan meningkatnya kesejahteraan dan kualitas hidup, di mana masyarakat lebih
banyak mengkonsumsi daging hewani daripada ikan yang sebenarnya tidak kalah
nilai gizinya bahkan lebih murah harganya dan terjangkau masyarakat pada
umumnya. Sesuai dengan data bahwa nilai konsumsi ikan masyarakat Kota Mojokerto
baru mencapai 20,5 Kg/kapita/tahun masih jauh dari target nasional yang
seharusnya mencapai 35 Kg/kapita/tahun apalagi bila dibandingkan dengan negara
Malaysia yang sudah mencapai 45 Kg/kapita/tahun dan Jepang 110 Kg/kapita/tahun.
Berdasarkan penelitian bahwa di dalam tubuh ikan terdapat kandungan gizi Omega
3 atau Omega 6 yang terdiri dari senyawa asam lemak tak jenuh Ecosa Pentanoic Acid (EPA) dan Decosa Hexanoic Acid (DHA) yang sangat
bermanfaat untuk :
Meningkatkan kecerdasan otak dan daya ingat, meningkatkan
pertumbuhan retina mata (mempertajam penglihatan), meningkatkan elastisitas
pertumbuhan tulang, mengurangi resiko serangan jantung koroner. Dalam rangka
mewujudkan manfaat di atas dan meningkatkan nilai konsumsi ikan masyarakat Kota
Mojokerto maka Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto
menyelenggarakan lomba masak ikan, yang di buka oleh Ketua Tim Penggerak PKK
Kota Mojokerto Hj. Siti Amsah Mas’ud Yunus. Dalam sambutannya di dampingi Kabid
dan Tim Juri menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan Lomba Masak Ikan
ini. Melalui kegiatan ini mudah-mudahan dapat dijadikan sebagai wahana
pembelajaran ibu-ibu PKK dalam mengasah kemampuan memasak, mengolah cita rasa
ikan menjadi lebih baik, dan tentunya untuk mengajak masyarakat gemar memakan
ikan. Telah kita ketahui bersama, ikan merupakan bahan pangan yang sangat baik
bagi tubuh manusia. Dengan melihat berbagai nilai positif yang terkandung pada
ikan, diharapkan mampu membudayakan kebiasaan mengkonsumsi ikan, juga dapat
mensosialisasikan pola konsumsi sehari-hari yang berbahan dasar ikan kepada
seluruh masyarakat yang ada di lingkungan kita. Untuk menjadikan ikan sebagai menu
sehari-hari, tentunya membutuhkan kreativitas kita, agar ikan yang kita
konsumsi, dilihat dari pendekatan gizi, dapat memenuhi standar dan norma angka
kecukupan gizi, serta higienis. Dilihat dari sudut pandang rasa, kemampuan kita
untuk mengolah ikan menjadi menu makanan yang enak sangat dibutuhkan.
Hj. Amsah berharap kegiatan seperti ini tidak hanya satu rangkaian kegiatan
seremonial belaka, tapi hendaknya dapat dijadikan momentum untuk
mengoptimalisasi dan meningkatkan pola konsumsi masyarakat guna pembentukan
generasi kita yang lebih sehat, cerdas, dan dinamis. Dan diharapkan sebelum memasak harus cuci
tangan terlebih dahulu agar masakan higienis dan sebelum penilaian lomba
diperagakan cuci tangan pakai sabun.
Menurut Suhartowo, SP Ketua Pelaksana tujuan dilaksanakan Lomba untuk memasyarakatkan
makan ikan dan menjadikan ikan sebagai menu utama makanan keseharian,
mewujudkan masyarakat Kota Mojokerto agar aktif mempelajari, memahami dan
mengolah bahan makanan asal ikan yang bernilai gizi tinggi dan bermanfaat bagi
kesehatan keluarga, memberikan motivasi dan penghargaan lewat kegiatan Lomba
Masak Ikan kepada peserta yang berprestasi. Kegiatan dilaksanakan Rabu
(11/10/2017) di Gedung Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto, di ikuti Tim
Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan dari unsur POKJA III PKK sebanyak 42
orang dari 21 Tim, masing-masing Tim terdiri dari 2 orang peserta, Tema Lomba :
“ Masakan Ikan Rengkik Siap Saji “. Kriteria Penilaian meliputi cita rasa
(30%), kreativitas resep (30%), Nilai Gizi (20%), Hieginitas (10%) dan
penyajian/tampilan (10%). Masing-masing peserta mendapatkan souvenir dan
transport, dan setiap Tim mendapat pengganti bahan masak ikan sebesar Rp 300.000. adapun pemenang Lomba Juara I : Kelurahan
Gunung Gedangan dengan hadiah trophy & uang pembinaan untuk 2 orang
(Rp 1.000.000,-), Juara II : Kelurahan
Balongsari dengan hadiah trophy & uang pembinaan untuk 2 orang (Rp 900.000,-), Juara III : Kelurahan Purwotengah
dengan hadiah trophy & uang pembinaan untuk 2 orang (Rp 800.000,-), Juara Harapan I : Kelurahan
Gedongan dengan hadiah trophy & uang pembinaan untuk 2 orang (Rp 700.000,-), Juara Harapan II : Kelurahan Magersari dengan
hadiah trophy & uang pembinaan untuk 2 orang (Rp 600.000,-), Juara Harapan III : Kelurahan
Meri dengan hadiah trophy & uang pembinaan untuk 2 orang (Rp 500.000,-). (Sef).
No comments:
Post a Comment