SEKRETARIAT : JLN. GAJAHMADA NO. 100 GEDUNG GMSC KOTA MOJOKERTO TELP : 0822 3117 3218 Email : telecenterpalapakotamojokerto@gmail.com, Blogger : http://telecenterpalapa.blogspot.co.id/

Wednesday, October 25, 2017

PERTAMA DI INDONESIA FASHION RECYCLE FESTIVAL DI TPA

Yang  pertama kali di Indonesia penyelenggaraan festitval fashion daur ulang  yang dikemas dalam acara Fashion Recycle Festival bertempat di Tempat Penampungan Akir (TPA).  Pada umumnya kegiatan festival dilaksanaan ditempat-tempat yang istimewah, seperti gedung, dan hotel berbintang, namun fakta kali ini jauh bebeda. Dipilihnya tempat di TPA Randegan menurut Amin Wachid Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto adalah untuk mengenalkan masyarakat terhadap TPA.  Bahwa TPA bukanlah tempat yang harus dijauihi, tetapi dicintai sehingga masyarakat merasa ikut peduli dan bertanggung terhadap sampah disekitarnya. 

TPA Randegan sengaja dimake over sedemikian rupa menjadi sarana edukasi dan wisata bagi masyarakat.  Amin berharap masyarakat dapat menikmati kawasan wisata di TPA Randegan. Fasilitas yang tersedia di TPA, antara lain terdapat layanan Bank Sampah Induk (BSI) berikut Caffe BSI Methanol, produksi pupuk kompos dan pupuk cair, gas metan, sarana bermain anak, bukit teletubis dan juga taman terapi kaki bagi penderita strok dan yang lainnya  sebagai pendukung progrm  KASIH SETIA. Ruang galeri, Taman Baca, Tanaman Obat Keluarga juga ada di area TPA.  Siapapun yang datang kali pertama memandang terkesan sebuah taman yang penuh dengan penghijauan. Kesan TPA tidak tampak sama sekali, lantaran tidak sedikitpun ada bau busuk atau kesan kumuh, lalatpun tidak ditemukan padahal disitu rumah sampah. Festival fashion daur ulang kali ini diikuti lebih dari 200 peserta terdiri dari sekolah, Bank sampah RW dan PKK.  Ragam kreasi dan inovasi diciptakan oleh peseta untuk membuat desain sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah busana yang cantik dan menarik walau semua itu berbahan sampah atau bahan bekas.  Sunguh diluar dugaan masyaraat Kota Mojokerto memiliki kharisma yang tinggi dalam mengembangkan bakat dan minat. Tema yang diambil beaneka ragam, ada yang mengambil tema Mojopahitan, putri cantik, bentuk karnival dan masih banyak yang lain. Selain peragaan busana pada kesempatan yang sama juga berlangsung lomba keasi daur ulang.  Lomba ini diikuti oleh perwakilan Bank Samph sekota Mojokerto.  Dalam lomba kreasi ini peserta diharapkan memulai proses pembuatan dari awal dan bahan dasarnya sehingga benar-benar hasil karya sendiri. Acara berlangsung meriah,masyarakat penonton dan sporter  menyaksikan keindahan sang bintang sambil duduk dibawah pepohonan yang rindang. Ratusan pelajar tak canggung lagi belenggak lenggok diatas karpet merah sambil beraksi didepan juri. Tak ubahnya acara fashion show yang digelar oleh desainer kondang, tak kalah meriahnya acara 'Fashion Show Busana Daur Ulang' dalam acara 'Fashion Recycle Festival ini justru menampilkan busana hasil daur ulang sampah dari plastik bekas pewangi, kopi sachet, aqua gelas dll. Berkat sentuhan tangan orang-orang kreatif ini sampah plastik daur ulang justru dapat dibuat menjadi busana menarik.Tim juri profesional, diantaranya Model Surabaya, Nganjuk festival dan Jember festival. Hadiah yang direbutkan untuk lomba kreasi daur ulang total sebesar Rp 6 juta, sedangkan fashion daur ulang total sebesar Rp 9 juta Walikota Mojokerto KH. Mas’ud beserta jajaran forum pimpinan Daerah, pimpinan OPD  serta ketua  TP PKK Kota Mojokerto memberikan apresiasi yang yang luar biasa melihat masyarakat Kota Mojokerto yang terus maju dan berkembang. “Saya merasa senang melihat antusias masyarakat dalam mengikuti lomba kali ini. Ini sebagai bukti bahwa warga Kota Mojokerto juga memiliki potensi unggul” kata Walikota.  Lebih lanjut pak  kyai ini bilang, kegiatan festival kali ini sesuai dengan tema pemangunan tahun ini yaitu Kota Mojokerto yang berkreasi, berinovasi dan berprestasi.  Tampaknya ide ini ditangkap oleh Kepala DLH ditejemahkan sebagai suatu program sesuai dengan tupoksi intistusinya.  Dengan adanya festival dan lomba kreasi daur ulang ini dapat mendorong masyarakat untuk terus berkresi. “ Saya bangga bahwa TPA Randegan ini sudah menjadi arena wisata, karena reduksi sampah sudah berhasil dijalankan oleh Bank Sampah ditingkat RW.” Kata Walikota.  Kesadaran masyarakat cukup tinggi semakin hari semakin banyak berdirinya Bank Sampah ditingkat RW.  Masyarakat sudah memahami bahwa sampah memiliki nilai  ekonomi.  Dengan fashion ini akan meninkatkan kepedulian masyaakat dalam mengelola sampah.  Oleh karena itu kedepan kegiatan ini terus ditingkatkan lebih banyak bekerjasama denga para pihak dan leih banyak kepesertaannya. Melalui feshion Recycle Festival dapat dijadikan media hiburan juga  bagi masyarakat. Kedepan Walikota berharap agar berbagai kreatifitas warga yang mendaur ulang sampah menjadi bahan aneka busana menarik dapat bernilai ekonomis. (ri)
Alhasil dari lomba Fashion Recycle Festival  dan kreasi daur ulang para pemenangnya sebagai berikut:
FASHION RESCYCLE
KREASI DAUR ULANG
Kejuaraan
Nama juara
Kejuaraan
Nama Juara
Juara I
SMK Taman Siswa
Juara I
SMP Negeri 4
Juara II
SMA Negeri 1
Juara II
BS. Margo Asri
Juara III
SMP Negeri 9
Juara III
PKK Kel. Kedundung
Harapan I
Kelurahan Miji
Harapan II
SMP Ngeri 1
Harapan III
SMA Negeri 1


No comments:

Post a Comment