MOJOKERTO – GEMA MEDIA
: Untuk mempromasikan produk olahan hasil pertanian Kelompok Wanita Tani
(KWT) se Kota Mojokerto mengikuti festival Mojotirto yang digelar
Jumat (22/3), Event besar ini diselenggarakan Pemerintah Kota
Mojokerto ini bertempat di kawasan jembatan Rejoto, Kelurahan Pulorejo,
Kecamatan Prajurit Kulon. Sri Asih, S.Sos, MM, Kepala Bidang Ketahanan Pangan,
“Acara festival Mojotirto ini menjadi sarana yang sangat bagus untuk
mempromosikan produk-produk KWT yang mempunyai visi misi mewujudkan
ketahanan pangan di Kota Mojokerto terus melakukan kegiatan yang sifatnya
bersentuhan langsung kepada masyarakat,Kelompok tani, dan keluarga.Salah
satunya dengan memanfaatkan pekarangan dengan program Kawasan Rumah Pangan
Lestari (KRPL) dengan hasil olahan dari kebun sayur untuk diolah menjadi
makanan guna menunjang gizi keluarga sekaligus menambah pendapatan keluarga. Sri
Asih menambahkan dalam Festival Mojotirto KWT
memamerkan beraneka jenis hasil pertanian lokal dan aneka
produk olahan hasil pertanian KWT se Kota Mojokerto yang merupakan binaan dari
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto. Tentunya kita tidak bisa
mengandalkan penjualan produk mentahnya, harus ada inovasi olahan agar
nilai jualnya naik seperti pudeng Okra. Festival tersebut merupakan yang
pertama kali digelar namun festival tersebut sangat dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Komoditas pertanian KWT se Kota
Mojokerto bisa dipamerkan dan diperkenalkan kepada para pengunjung.
Festival Mojotirto mendapatkan antusiasme luar biasa dari masyarakat di
sekitar Pulorejo .
”Melalui Mojokerto Festival ini, semoga bisa membawa dampak sosial dan daya ungkit perekonomian bagi Kota Mojokerto,” seperti yang diungkapkan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari ketika mencicipi dan membeli beberapa produk KWT. Melalui festival ini juga diharapkan oleh Kepala Dinas DKP2, Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, Msi, dengan event pameran KWT selain bisa mendorong para Kelompok Wanita Tani untuk lebih kreatif dalam mengelola hasil pertanian , sekaligus KWT dapat mempromosikan olahan hasil pertanian produk dari KWT sehingga nantinya bisa dikenal dimasyarakat yang lebih luas, bisa bersaing di era globalisasi dan mempunyai daya tarik wisata(yuk).
”Melalui Mojokerto Festival ini, semoga bisa membawa dampak sosial dan daya ungkit perekonomian bagi Kota Mojokerto,” seperti yang diungkapkan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari ketika mencicipi dan membeli beberapa produk KWT. Melalui festival ini juga diharapkan oleh Kepala Dinas DKP2, Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, Msi, dengan event pameran KWT selain bisa mendorong para Kelompok Wanita Tani untuk lebih kreatif dalam mengelola hasil pertanian , sekaligus KWT dapat mempromosikan olahan hasil pertanian produk dari KWT sehingga nantinya bisa dikenal dimasyarakat yang lebih luas, bisa bersaing di era globalisasi dan mempunyai daya tarik wisata(yuk).

No comments:
Post a Comment