MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Penderita
Hipertensi harus berani mengubah gaya hidup jika ingin cepat sembuh dan tidak
gampang kambuh. Gaya hidup yang dimaksud adalah mengatur pola makan,
melakukan aktivitas rutin dan manajemen stress. Hal itu dikatakan oleh DR.Windu
Santoso, S.Kp, M.Kep selaku Narasumber dalam acara Talkshow di Radio Gema FM,
selasa 5/3/2019. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi saat
tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih, kondisi ini dapat
menjadi berbahaya, karena jantung dipaksa memompa darah lebih keras keseluruh
tubuh hingga bisa mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit, seperti gagal
ginjal, stroke, dan gagal jantung. Ada 2 (dua)jenis hipertensi berdasarkan
penyebab : hipertensi primer dan hipertensi sekunder, hipertensi primer
sebanyak 95% orang dengan tekanan darah tinggi mengalami hipertensi (esensial)
tingginya tekanan darah tanpa diketahui penyebabnya secara jelas, hipertensi
jenis ini cenderung muncul secara bertahap selama bertahun-tahun, juga bisa
karena faktor genetik, juga kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat, kebiasaan
tidak sehat : asupan garam tinggi, stres, malas gerak, obesitas, merokok,
minum-minuman keras. Penyebab hipertensi sekunder : muncul secara tiba-tiba,
tidak berpengaruh kondisi medis tertentu, pengguna obat-obatan juga dapat
berkontribusi besar penyebab hipertensi skunder.
Selaku pengurus Forum Kota Mojokerto Sehat, Windu bermaksud mendorong masyarakat untuk mengubah gaya hidup dengan membiasakan makan pagi dengan buah, untuk menhindari banyaknya karbohidrat kurangi sedikit demi sedikit. “ jangan langsung tidak makan sama sekali” akan tetapi lebih banyak makan buah segar pengganti nasi. Memang tidak mudah merubah kebiasaan makan nasi menjadi buah dan sayur, namun jika ada kemauan paling lambat sekitar 6 bulan sudah bisa berubah, katanya. Narasumber lain dr. Esti Ermawati Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Mojokerto menjelaskan, Hipertensi adalah salah satu jenis penyakit tidak menular. Penderita hipertensi di Kota Mojokerto pada tahun 2017 jumlahnya sangat kecil, sedangkan pada tahun 2018 melonjak sangat tinggi, hal ini disebabkan adanya pendataan kerumah –rumah (survey Keluerga Sehat) dan ternyata banyak ditemukan keluarga yang terkena hipertensi. Dengan diketahui lebih dini, maka akan mudah untuk pencegahannya jangan sampai terjadi komplikasi dengan penyakit lain. Adapun penyebab hipertensi menurut dr. Esty antara lain telalu banyak mengkonsumsi garam, obesitas, stres, malas gerak, merokok, dan minum minuman keras dan ini semua sangat erat hubungannya dengan pola hidup sehat. Jenis penyakit tidak menular ini dapat dicegah melalui pola hidup sehat utamanya adalah manajemen stres. Dr, Esty juga menghimbau kepada masyarakat agar rajin melakukan cek kesehatan secara rutin melalui Puskesmas terdekat. Masyarakat di Kota Mojokerto juga dapat memanfaatkan layanan Posbindu di lingkungan terdekat yang dikelola oleh warga sendiri selaku kader dengan bantuan tenaga medis Puskesmas terdekat. “jangan nunggu sakit baru berobat,sebaiknya cek kesehatan sebelum datang sakit agar lebih mudah penanganannya” terang sang dokter ini. Talkshow dengan Moderator Ani Riani, menerima beberapa pertanyaan secara interaktif dari pendengar radio Gema FM live Streaming Gemamedia.Mojokertokota.go.id, dengan alokasi waktu pukul 10.00 sd. 11.00 WIB (self/an)
Selaku pengurus Forum Kota Mojokerto Sehat, Windu bermaksud mendorong masyarakat untuk mengubah gaya hidup dengan membiasakan makan pagi dengan buah, untuk menhindari banyaknya karbohidrat kurangi sedikit demi sedikit. “ jangan langsung tidak makan sama sekali” akan tetapi lebih banyak makan buah segar pengganti nasi. Memang tidak mudah merubah kebiasaan makan nasi menjadi buah dan sayur, namun jika ada kemauan paling lambat sekitar 6 bulan sudah bisa berubah, katanya. Narasumber lain dr. Esti Ermawati Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Mojokerto menjelaskan, Hipertensi adalah salah satu jenis penyakit tidak menular. Penderita hipertensi di Kota Mojokerto pada tahun 2017 jumlahnya sangat kecil, sedangkan pada tahun 2018 melonjak sangat tinggi, hal ini disebabkan adanya pendataan kerumah –rumah (survey Keluerga Sehat) dan ternyata banyak ditemukan keluarga yang terkena hipertensi. Dengan diketahui lebih dini, maka akan mudah untuk pencegahannya jangan sampai terjadi komplikasi dengan penyakit lain. Adapun penyebab hipertensi menurut dr. Esty antara lain telalu banyak mengkonsumsi garam, obesitas, stres, malas gerak, merokok, dan minum minuman keras dan ini semua sangat erat hubungannya dengan pola hidup sehat. Jenis penyakit tidak menular ini dapat dicegah melalui pola hidup sehat utamanya adalah manajemen stres. Dr, Esty juga menghimbau kepada masyarakat agar rajin melakukan cek kesehatan secara rutin melalui Puskesmas terdekat. Masyarakat di Kota Mojokerto juga dapat memanfaatkan layanan Posbindu di lingkungan terdekat yang dikelola oleh warga sendiri selaku kader dengan bantuan tenaga medis Puskesmas terdekat. “jangan nunggu sakit baru berobat,sebaiknya cek kesehatan sebelum datang sakit agar lebih mudah penanganannya” terang sang dokter ini. Talkshow dengan Moderator Ani Riani, menerima beberapa pertanyaan secara interaktif dari pendengar radio Gema FM live Streaming Gemamedia.Mojokertokota.go.id, dengan alokasi waktu pukul 10.00 sd. 11.00 WIB (self/an)

No comments:
Post a Comment