Bertempat di Gedung
PKK Kota Mojokerto, Jalan Hayam Wuruk Kamis (21/3/ 2019),
dalam rangka memperingati hari Kartini dan melaksanakan program kerja bidang
Pendidikan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mojokerto menggelar lomba
Merangkai Bumbu Dapur. Ketua Panitia Penyelenggara Ny. Erry Purwanti Moh.
Imron,SE, melaporkan peserta lomba 20 unsur pelaksana. Tujuan
lomba untuk meningkatkan kreativitas anggota DWP Kota Mojokerto dalam hal
merangkai bumbu dapur dan mempererat tali silaturahmi antar anggota DWP Kota
Mojokerto. Acara dibuka oleh Ny. Sri Yunita Lestari ABD. Rachman Tuwo,ST,
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto dalam sambutannya mengatakan
bahwa kegiatan ini dapat menjalin
silaturahmi antara ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto
sekaligus memotivasi agar senantiasa semangat untuk berkarya dalam mensukseskan
cita-cita R.A Kartini yang mulia. Perjuangan R.A Kartini telah membawa dampak
yang sangat luar biasa. Saat ini, kita melihat kaum wanita berada di posisi
kepemimpinan bukanlah hal yang tabu lagi, namun adat ketimuran bangsa ini harus
tetap kita junjung tinggi.
Oleh karena itu sebagai kaum wanita hendaknya tidak melupakan kodrat yang memiliki tugas utama sebagai seorang misteri dan sebagai ibu. Meskipun kita sebagai wanita karier atau berprofesi dibidang apapun, namun tugas utama sebagai pendamping suami dan ibu dari anak-anak adalah tugas yang harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya.Kata Sri Yunita Lestari. Sebagaimana kita ketahui Indonesia adalah negara yang kaya aneka bumbu dapur dan rempah-rempah yang mempunyai fungsi penting dalam pengolahan makanan. Apalagi masakan Indonesia terkenal akan citarasanya yang sedap dan mantap. Rahasianya tentu dari aneka rempah-rempah yang menjadi bumbu masakan. Melalui peringatan hari Kartini tahun 2019, ibu Tuwo panggilan sehari-hari Ketua DWP Kota Mojokerto berharap kegiatan lomba yang digelar tidak sekedar lomba merangkai bumbu dapur , tetapi lebih menuju kepada sesuatu yang bersifat perjuangan yang akan lebih berguna bagi kita sendiri, keluarga dan masyarakat. Sekali lagi dengan adanya lomba ini sebagai bentuk syukur dan upaya kita untuk menjaga serta melestarikan kearifan lokal dari kekayaan rempah-rempah. Semoga kegiatan lomba ini semakin menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air kita, menyegarkan semangat kita, dan untuk meningkatkan kualitas sumber daya anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto, agar menjadi wanita-wanita yang cerdas, kreatif, inovatif dan berprestasi. Harap ibu Tuwo. Sebelum mengakhiri sambutan Ibu Tuwo dan Ibu Imron menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi semua unsur pelaksana dalam mengikuti lomba merangkai bumbu dapur. Dalam lomba ini ada 3 (tiga) dewan juri yang melakukan penilaian masing-masing bapak Nurhariadi, ibu Lia Sigit Sasmita, ibu Nur Chasanah Achmad Rizal, Ketua TP PKK Kota Mojokerto dengan kriteria lomba dengan durasi waktu 1 jam, biaya RP. 50.000,- kreativitas, keindahan : keserasian , padu padan dan kerapihan yang berhasil meraih juara sebagai berikut :Juara lomba merangkai bumbu dapur
Oleh karena itu sebagai kaum wanita hendaknya tidak melupakan kodrat yang memiliki tugas utama sebagai seorang misteri dan sebagai ibu. Meskipun kita sebagai wanita karier atau berprofesi dibidang apapun, namun tugas utama sebagai pendamping suami dan ibu dari anak-anak adalah tugas yang harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya.Kata Sri Yunita Lestari. Sebagaimana kita ketahui Indonesia adalah negara yang kaya aneka bumbu dapur dan rempah-rempah yang mempunyai fungsi penting dalam pengolahan makanan. Apalagi masakan Indonesia terkenal akan citarasanya yang sedap dan mantap. Rahasianya tentu dari aneka rempah-rempah yang menjadi bumbu masakan. Melalui peringatan hari Kartini tahun 2019, ibu Tuwo panggilan sehari-hari Ketua DWP Kota Mojokerto berharap kegiatan lomba yang digelar tidak sekedar lomba merangkai bumbu dapur , tetapi lebih menuju kepada sesuatu yang bersifat perjuangan yang akan lebih berguna bagi kita sendiri, keluarga dan masyarakat. Sekali lagi dengan adanya lomba ini sebagai bentuk syukur dan upaya kita untuk menjaga serta melestarikan kearifan lokal dari kekayaan rempah-rempah. Semoga kegiatan lomba ini semakin menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air kita, menyegarkan semangat kita, dan untuk meningkatkan kualitas sumber daya anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto, agar menjadi wanita-wanita yang cerdas, kreatif, inovatif dan berprestasi. Harap ibu Tuwo. Sebelum mengakhiri sambutan Ibu Tuwo dan Ibu Imron menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi semua unsur pelaksana dalam mengikuti lomba merangkai bumbu dapur. Dalam lomba ini ada 3 (tiga) dewan juri yang melakukan penilaian masing-masing bapak Nurhariadi, ibu Lia Sigit Sasmita, ibu Nur Chasanah Achmad Rizal, Ketua TP PKK Kota Mojokerto dengan kriteria lomba dengan durasi waktu 1 jam, biaya RP. 50.000,- kreativitas, keindahan : keserasian , padu padan dan kerapihan yang berhasil meraih juara sebagai berikut :Juara lomba merangkai bumbu dapur
Unsur Pelaksana
|
Juara
|
Total Nilai
|
DWP Dinas Kesehatan
|
Juara I
|
711
|
DWP RSUD
|
Juara II
|
686
|
DWP DKPP
|
Juara III
|
680
|
DWP Diskoumnaker
|
Juara Harapan I
|
675
|
DWP Dispenduk Capil
|
Juara Harapan II
|
658
|
(yuk).

No comments:
Post a Comment