MOJOKERTO-GEMA MEDIA : Pembangunan Ipal
Komunal di Kota Mojokerto hampir menyeluruh di wilayah Kelurahan.
Ipal Komunal dibangun di kawasan pemukiman padat penduduk dan lahan
sempit. Utamanya adalah masyarakat yang belum memiliki akses sanitasi dan
kawasan yang belumODF. Salah satu titik bangunan ipal skala besar yang sudah
selesai dan diresmikan ada di Lingkungan Ngaglik yang dikelola oleh KSM “Melati
Ngaglik” telah selesai bangunan konstruksinya. Peresmian berlangsung di lokasi
atas bangunan Ipal sabtu 16/2/2019. Mujianto Ketua KSM “Melati Ngangik”
menyampaikan jumlah pengguna sebanyak 60 SR, menyebar di RW.04 dan 05
lingkungan Ngaglik. “dengan adanya ipal ini warga merasa senang karena
lingkungan sanitasi semakin sehat. Apalagi ada pengembangan
lingkungan tambah baik” katanya. Selain bangungan sanitasi pihak KSM juga
mengembangkan dari sisa dana yang ada yang dengan membangun kanovi serta
tanaman sayur-sayuran dan juga bangunan datas ipal. Proyek ini kata
Mujianto, berjalan selama 5 bulan dan berakhir bulan pebruari 2019.
Yang masuk Ipal bukan hanya kotoran BAB, akan tetapi bekas air cucian, bekas asir mandi semua masuk di ipal sehingga saluran menjadi bersih. “membangun biasanya lebih mudah daripada merawatnya” kata Muji. Untuk ini Muji berharap agar warga utamanya pengguna bisa merawatnya. Lurah Kranggan Sudarmaji, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan, dengan adanya ipal komunal ini agar warga mau merawatnya, menjaga kebersihannya dan juga dijaga jangan sampai buntu closednya. “ jangan sampai dimasuki softtek/pembalut” pesan Lurah. Pada kesempatan tersebut, Lurah Kranggan ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang hadir, atas prestasinya sebagai juara lomba Kelurahan berseri tingkat Kota. Peresmian kali ini sangat meriah, semua berpartipasi, baik ibu-ibu, maupun anak-anak. Mereka tampil membawa produk ungulan local, dengan penampilan fashion dan juga produk daur ulang. “saya senang melihat warga yang guyup dan rukun” katanya. Kelurahan Kranggan, adalah Kelurahan yang sudah dideklarasikan sebagai Kelurahan Open Defication Free (ODF), jadi tidak ada lagi warga yang Buang Air Besar Sembarang Tempat (BABS). Peresmian kali ini ditandai dengan pengguntingan Pita oleh Lurah Kranggan, didampingi oleh Babinkamtibmas, KSM, FKS, FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat. (an)
Yang masuk Ipal bukan hanya kotoran BAB, akan tetapi bekas air cucian, bekas asir mandi semua masuk di ipal sehingga saluran menjadi bersih. “membangun biasanya lebih mudah daripada merawatnya” kata Muji. Untuk ini Muji berharap agar warga utamanya pengguna bisa merawatnya. Lurah Kranggan Sudarmaji, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan, dengan adanya ipal komunal ini agar warga mau merawatnya, menjaga kebersihannya dan juga dijaga jangan sampai buntu closednya. “ jangan sampai dimasuki softtek/pembalut” pesan Lurah. Pada kesempatan tersebut, Lurah Kranggan ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang hadir, atas prestasinya sebagai juara lomba Kelurahan berseri tingkat Kota. Peresmian kali ini sangat meriah, semua berpartipasi, baik ibu-ibu, maupun anak-anak. Mereka tampil membawa produk ungulan local, dengan penampilan fashion dan juga produk daur ulang. “saya senang melihat warga yang guyup dan rukun” katanya. Kelurahan Kranggan, adalah Kelurahan yang sudah dideklarasikan sebagai Kelurahan Open Defication Free (ODF), jadi tidak ada lagi warga yang Buang Air Besar Sembarang Tempat (BABS). Peresmian kali ini ditandai dengan pengguntingan Pita oleh Lurah Kranggan, didampingi oleh Babinkamtibmas, KSM, FKS, FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat. (an)

No comments:
Post a Comment