Penampiran
SMP Islam Brawijaya pada edisi Car Free day, mampu menggoyang aloon-aloon Kota
Mojokerto. Hal ini terasa saat pengunjung Car Free Day menyaksikan penampilan
siswa-siswa SMP Islam Brawijaya, Minggu, 13 / 1/2019. Satu demi satu musik
disajikan oleh anak-anak SMP ini, mulai dari musik Banjari, musik akustik,
musik Isbra kentrung, bukan hanya keluarga SMPI yang dapat menikmati. Namun
seluruh pengunjung yang saat itu sedang berolahraga dan bersantai ria. Ketika
kendang dipukul oleh anak-anak sehingga musik semakin rancak gaya koplo,
kontan saja semua siswa, komunitas senam dan tak terkecuali Kepala Dinas
Pendidikan Amin Wachid, Kepala Sekolah dan jajaran guru ikut bergoyang. “ ini
adalah kegiatan olahraga yang murah meriah, pikiran lepas dari semua beban,
bisa tertawa lepas,badan kita juga bisa berkeringat, secara tidak langsung
sebagai obat sehat” kata Emy orang tua murid yang menghdiri acara tersebut.
Hj. Atik Salamah,
S.Pd, M.PdI Kepala SMP Islam Brawijaya menuturkan, kegiatan Minggu pagi ini
memang merupakan jadwal yang diberikan kepada SMP Islam Brawijaya. “kami
bersyukur karena ada wadah untuk mengeksflorasikan bakat dan minat yang
dimiliki oleh anak didik saya” kata Atik panggilan akrabnya.
Berbagi potensi yang ditampilkan pagi ini untuk menghibur warga Kota Mojokerto
yang sedang melakukan aktivitas fisik. Selain berbagai jenis musik
yang ditampilkan, ada penampilan tari-tarian, Games, door prize dan
konsultasi psikologi. Tidak kalah kagumnya adalah saat anak-anak
melakukan saber sampah liar. “setelah kegiatan sampah harus biersih”. Itu semua
tidak lepas dari dukungan para orangtua murid dan kerja keras para guru dan
peserta didik, tambah Atik. Amin Wachid, S.Sos, M.Si Kepala Dinas
Pendidikan Kota Mojokerto hadir pada kesempatan tersebut menuturkan, selain
terus belajar meningkatkan nilai akademik, anak-anak diharapkan mengembangkan
potensi yang ada. Amin juga sangat kagum dengan penampilan SMPI Brawijaya,
sehingga tak tanggung-tanggung memberikan jargon SMP Islam Brawijaya
keren….luar biasa. Kehadiran sang inovator ini, memberikan motivasi bagi
dunia pendidikan. Menurut Amin, untuk mensukseskan program Car Free
Day Aloon-aloon ini, dijadwalkan pengisian acara di panggung mini yang diisi
oleh SMP negeri maupun swasta se-Kota Mojokerto. “walaupun bentuknya
sederhana, namun kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi
peserta didik sesuai dengan kemampuan masing-masing sekolah” tambah Amin. Mantan Kepala DLH ini hadir bersama Sekretaris Diknas,
dan para Kepala Sekolah SMP se-Kota Mojokerto, sehingga semakin guyup dan rukun
bagi kalangan pendidik dan kependidikan di Kota Mojokerto. “Stay Cool and Be
Positive “ itulah jargon SMP Islam Brawijaya yang sudah menyatu pada jiwa
mereka mengantarkan para alumni menjadi pemimpin gerenasi. (an)

No comments:
Post a Comment