MOJOKERTO – (GEMA
MEDIA) – Setelah meraih penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) beberapa waktu
lalu, Polres Mojokerto Kota bertekad untuk meraih penghargaan lebih tinggi,
sebagai bentuk konkrit kinerja kepolisian dan masyarakat luas.Tekad besar ini
diawali dengan peluncuran program inovasi Mahasiswa Pelajar Tertib Helm atau
yang dikenal dengan sebutan Mahapatih. Peluncuran program ini ditandai dengan
apel yang dilaksanakan di Lapangan Patih Gajah Mada, Polres Mojokerto Kota,
Jalan Bhayangkara no 25, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (30/1/2019). Dalam
sambutannya, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono, SH, SIK, M.Sc
(Eng) menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kesediaan
seluruh undangan yang berkenan hadir dalam kegiatan sederhana itu.”Kami ingin
menyampaikan bahwa Polres Mojokerto Kota pada tahun 2018 yang lalu telah
berhasil meraih penghargaan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) sebagai
penganugerahan yang bergengsi di Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia,” ungkapnya. Sigit menambahkan ,
dengan adanya predikat tersebut Polres Mojokerto Kota telah terbukti berhasil
melaksanakan kegiatan reformasi birokrasi diantaranya melaksanakan perubahan mindset
seluruh anggota dan jajaran kepolisian untuk dapat mewujudkan petugas Polri
yang bersih dari korupsi kolusi dan nepotisme serta lebih meningkatkan
pelayanan prima kepada masyarakat.
“Namun predikat zona integritas ini tidak berhenti sampai di sini masih ada tantangan yang lebih berat yang harus dihadapi untuk mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Predikat tersebut merupakan hal yang harus dilaksanakan oleh setiap dinas instansi pelayanan publik yang telah menerima predikat WBK dalam tahapan selanjutnya maksimal 2 tahun dari diperolehnya predikat tersebut,” imbuhnya. Dalam kegiatan ini, pencanangan pembangunan zona integritas Polres Mojokerto Kota menuju WBBM menjadi tanggungjawab besar yang tidak mudah bagi seluruh jajaran kepolisian. Semangat untuk mewujudkan cita-cita tersebut terus digelorakan oleh Kapolres Mojokerto Kota. “Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, kita tidak bisa berjuang sendiri. Oleh karena itu sinergitas antara seluruh elemen sangat kami butuhkan di sini. Semoga dengan sinergitas yang terbangun dengan baik akan menjadikan Kota Mojokerto sebagai wilayah yang benar-benar baik, maju, dan bebas dari korupsi,” pungkasnya. (Ron/yuk).
“Namun predikat zona integritas ini tidak berhenti sampai di sini masih ada tantangan yang lebih berat yang harus dihadapi untuk mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Predikat tersebut merupakan hal yang harus dilaksanakan oleh setiap dinas instansi pelayanan publik yang telah menerima predikat WBK dalam tahapan selanjutnya maksimal 2 tahun dari diperolehnya predikat tersebut,” imbuhnya. Dalam kegiatan ini, pencanangan pembangunan zona integritas Polres Mojokerto Kota menuju WBBM menjadi tanggungjawab besar yang tidak mudah bagi seluruh jajaran kepolisian. Semangat untuk mewujudkan cita-cita tersebut terus digelorakan oleh Kapolres Mojokerto Kota. “Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, kita tidak bisa berjuang sendiri. Oleh karena itu sinergitas antara seluruh elemen sangat kami butuhkan di sini. Semoga dengan sinergitas yang terbangun dengan baik akan menjadikan Kota Mojokerto sebagai wilayah yang benar-benar baik, maju, dan bebas dari korupsi,” pungkasnya. (Ron/yuk).

No comments:
Post a Comment