MOJOKERTO – (GEMA
MEDIA) – Bertempat di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto,
Jalan Hayam Wuruk No.2 Kota Mojokerto Jawa Timur, Rabu (30/01/2019). Walikota
menerima Penyerahan Surat Keputusan pengurus Antar Waktu, dari Ketua pengurus
PMI provinsi Jawa Timur H. Imam Utomo kepada Hj. Ika Puspitasari SE sebagai
Ketua Pengurus PMI Kota Mojokerto. Selain anggota Pengurus PMI Provinsi Jawa
Timur, Penyerahan surat keputusan antar waktu juga dihadiri dan disaksikan oleh
wakil Walikota Mojokerto,seluruh kepala OPD se-Kota Mojokerto, jajaran
Forkopimda, lurah, camat serta kepala rumah sakit Negeri dan swasta se-Kota
Mojokerto. Dalam sambutannya H. Imam Utomo mengapresiasi Walikota Mojokerto,
“banyak Kepala daerah di provinsi Jawa Timur tapi tidak semua Kepala Daerah
menjadi ketua pengurus PMI”, katanya. Aada 3-4 kepala daerah se-Jawa Timur yang
menjadi ketua Pengurus PMI dan satu di antaranya Walikota Mojokerto. Kota
Mojokerto selama ini menjadi salah satu kota yang aktif dalam kegiatan yang
diadakan PMI, baik itu dalam bentuk pelayanan kepada pendonor, serta relawan
yang membantu korban bencana, penyaluran bantuan kepada Korban bencana yang
sekarang menimpa negara ini, serta relawan perbantuan kepada Instansi
pemerintahan dalam membantu keamanan di setiap moment, ungkapnya.
Lanjut Imam Utomo, kepada ketua pengurus PMI Kota Mojokerto untuk terus meninggakatkan, memotivasi kepada anggotanya, karena kemarin Kota Mojokerto menjadi salah satu pendonor yang menerima penghargaan Pendonor Darah ke 100 yakni penerimaan penghargaan Satya Lencana dari Presiden di Jakarta. Diharapkan PMI Kota Mojokerto terus bisa menjadi lebih baik di berbagai kegiatan terutama kegiatan kemanusiaan, dan dengan bimbingan serta arahan dari walikota PMI akan menjadi salah satu lembaga kemanusiaan yang aktif dan berperan serta dalam setiap kegiatan kemanusiaan, paparnya. Tidak hanya Penyerahan surat keputusan antar waktu, ketua PMI provinsi juga meresmikan cafe Dondar dimana para pendonor bisa menikmati pelayanan yang ada di PMI Kota Mojokerto. Menanggapi apresiasi yang di berikan oleh ketua PMI provinsi Jawa Timur, Hj Ika Puspitasari SE, selaku ketua PMI Kota Mojokerto menyampaikan bahwa, organisasi besar yang bergelut dalam bidang kemanusiaan, PMI harus memeberikan pelayanan yang sebaik-baiknya terhadap masyarakat. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah hal yang mutlak yang harus di perhatikan. “Relawan-relawan yang tergabung dalam wadah PMI harus bekerja dengan rasa senang, tulus, ikhlas, untuk memberikan bantuan kepada sesama, tidak boleh memebedakan suku, agama, ras dan golongan tertentu,” tegas Ning Ita sapaan akrabnya. Untuk meningkatkan pelayanan PMI, pemerintah Kota Mojokerto sudah memberi kendaraan operasional untuk menunjang kinerja PMI Kota Mojokerto. “Saya berharap PMI Kota Mojokerto medapatkan Hibah sebuah Bis untuk meningkatkan pelayanan bagi para pendonor darah, karena kita ingin memberikan inovasi supaya pelayanan pengambilan darah dengan baik dan pendonor darah dilakukan dengan nyaman,” pungkasnya. (Jen/an)
Lanjut Imam Utomo, kepada ketua pengurus PMI Kota Mojokerto untuk terus meninggakatkan, memotivasi kepada anggotanya, karena kemarin Kota Mojokerto menjadi salah satu pendonor yang menerima penghargaan Pendonor Darah ke 100 yakni penerimaan penghargaan Satya Lencana dari Presiden di Jakarta. Diharapkan PMI Kota Mojokerto terus bisa menjadi lebih baik di berbagai kegiatan terutama kegiatan kemanusiaan, dan dengan bimbingan serta arahan dari walikota PMI akan menjadi salah satu lembaga kemanusiaan yang aktif dan berperan serta dalam setiap kegiatan kemanusiaan, paparnya. Tidak hanya Penyerahan surat keputusan antar waktu, ketua PMI provinsi juga meresmikan cafe Dondar dimana para pendonor bisa menikmati pelayanan yang ada di PMI Kota Mojokerto. Menanggapi apresiasi yang di berikan oleh ketua PMI provinsi Jawa Timur, Hj Ika Puspitasari SE, selaku ketua PMI Kota Mojokerto menyampaikan bahwa, organisasi besar yang bergelut dalam bidang kemanusiaan, PMI harus memeberikan pelayanan yang sebaik-baiknya terhadap masyarakat. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah hal yang mutlak yang harus di perhatikan. “Relawan-relawan yang tergabung dalam wadah PMI harus bekerja dengan rasa senang, tulus, ikhlas, untuk memberikan bantuan kepada sesama, tidak boleh memebedakan suku, agama, ras dan golongan tertentu,” tegas Ning Ita sapaan akrabnya. Untuk meningkatkan pelayanan PMI, pemerintah Kota Mojokerto sudah memberi kendaraan operasional untuk menunjang kinerja PMI Kota Mojokerto. “Saya berharap PMI Kota Mojokerto medapatkan Hibah sebuah Bis untuk meningkatkan pelayanan bagi para pendonor darah, karena kita ingin memberikan inovasi supaya pelayanan pengambilan darah dengan baik dan pendonor darah dilakukan dengan nyaman,” pungkasnya. (Jen/an)

No comments:
Post a Comment