MOJOKERTO- GEMA MEDIA
: Dua tahun berturut-turut, 2017 – 2018 Kota Mojokerto berhasil meraih
penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Pratama dengan nilai score 600
lebih. Penghargaan tersebut merupakan kategori yang terendah. Oleh karena
itu tahun 2019 ini diharapkan dapat meraih KLA kategori Madya. Demikian
disampaikan Walikota Mojokerto Hj.Ika Pusitasari, SE saat memberikan sambutan
acara Rapat Koordinasi tentang gugus tugas KLA bertempat di ruang Nusantara
Pemkot Mojokerto, selasa 29/1/2019. Lebih lanjut Ning Ita, sapaan Walikota
Mojokerto ini menuturkan, untuk dapat mewujudkan KLA tersebut, maka semua
organisasi perangkat daerah (OPD) harus bersinergi, bekerjasama saling
memberikan suport. “ saya ingin tahun 2019 ini kota ojokerto dapat meraih KLA kategori
Madya, oleh karena itu semua OPD harus bersinergi sesuai dengan tugas dan
masing-masing” tegas Ning Ita.
Hampir semua OPD di Kota Mojokerto ini terlibat, dari 20 indikator terbagi menjadi 5 klaster dan masing-masing klaster ada OPD yang bertanggungjawab. Untuk dapat meraih madya kita harus mendapat score 700-800. Ibarat sebuah rumah pemerintah kota Mojokerto adalah rumah besar kita, saya adalah pemimpinnya. Sedangkan didalam rumah ada kamar-kamar yang dipimpin oleh OPD masing-masing. Untuk mencapai tujuan bersama, maka harus saling bekerjasama dan tetap menjaga kekompakan seperti sekarang ini, tambah Ning Ita. Mokhamad Imron, S.Sos, MM Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencarna (DP3AKB) Kota Mojokerto selaku penyelenggaran Rakoordinasi berkala ini menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk mengimplementasikan strategi, menyatukan pemahaman dan langkah untuk pelaksanaan program pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kota Mojokerto. Melalui rakoor ini dapat membangun komitmen bersama seluruh OPD di Kota Mojokerto dan masyarakat dalam pelaksanaan program pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kota Mojokerto. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan perlindungan bagi perempuan dan anak korban kekerasan, serta anak yang berkonflik dengan hokum. Mendorong partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan tugas perindungan perempuan dan anak, serta terpunuhinya dokumen pendukung indikator evaluasi KLA tahun 2019 yang pada akhirnya dapat meraih penghargaan yang lebih tinggi yaitu tingkat Madya. Rapar koordinasi kali ini dihadiri pula Wakil Walikota Mojokerto, Kepala BNNK Kota Mojokerto, Kepala Kejaksaan Negeri dari kepolisian dan pimpinan OPD se-Kota Mojokerto. (an)
Hampir semua OPD di Kota Mojokerto ini terlibat, dari 20 indikator terbagi menjadi 5 klaster dan masing-masing klaster ada OPD yang bertanggungjawab. Untuk dapat meraih madya kita harus mendapat score 700-800. Ibarat sebuah rumah pemerintah kota Mojokerto adalah rumah besar kita, saya adalah pemimpinnya. Sedangkan didalam rumah ada kamar-kamar yang dipimpin oleh OPD masing-masing. Untuk mencapai tujuan bersama, maka harus saling bekerjasama dan tetap menjaga kekompakan seperti sekarang ini, tambah Ning Ita. Mokhamad Imron, S.Sos, MM Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencarna (DP3AKB) Kota Mojokerto selaku penyelenggaran Rakoordinasi berkala ini menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk mengimplementasikan strategi, menyatukan pemahaman dan langkah untuk pelaksanaan program pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kota Mojokerto. Melalui rakoor ini dapat membangun komitmen bersama seluruh OPD di Kota Mojokerto dan masyarakat dalam pelaksanaan program pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kota Mojokerto. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan perlindungan bagi perempuan dan anak korban kekerasan, serta anak yang berkonflik dengan hokum. Mendorong partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan tugas perindungan perempuan dan anak, serta terpunuhinya dokumen pendukung indikator evaluasi KLA tahun 2019 yang pada akhirnya dapat meraih penghargaan yang lebih tinggi yaitu tingkat Madya. Rapar koordinasi kali ini dihadiri pula Wakil Walikota Mojokerto, Kepala BNNK Kota Mojokerto, Kepala Kejaksaan Negeri dari kepolisian dan pimpinan OPD se-Kota Mojokerto. (an)

No comments:
Post a Comment