Berhasil masuk sekolah
Kedinasan merupakan kebanggaan tersendiri bagi orangatua dan anak.
Disamping tidak dipungut biaya, mulai dari pendaftaran sampai lulus kuliah,
setelah lulus dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil
(CPNS). Sayangnya belum semua orangtua mengetahui tentang tata cara memasuki
sekolah ikatan dinas tersebut. Untuk mengetahui program-program yang dimiliki
oleh Sekolah Kedinasan Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto, menggelar
sosialisasi Masuk Sekolah Kedidasan bertempat di Pendopo Graha Praja Wijaya,
Rabu (23/1/2019). Sosialisasi kali ini menghadirkan narasumber Gaguk Tri
Prasetyo, ATD, MM, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto, Sri Yunita Lestari . Abd. Rachman Tuwo, ketika membuka acara mengatakan selain pertemuan Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto rutin diadakan juga kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi dibarengi dengan adanya sosialisasi Masuk Sekolah Kedinasan. Maksud dan tujuannya sosialisasi yang dihadiri , Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan , dan segenap pengurus Dharma Wanita Persatuan Kora Mojokerto adalah untuk menambah wawasan pengetahuan khususnya bagi anggota Dharma Wanita agar dapat menghantarkan putra-putrinya menjadi anak yang soleh –solekhah, sukses dunia dan akherat. Sri Yunita Lestari menambahkan, agar ibu-ibu mendapatkan gambaran yang jelas bagaimana masuk sekolah kedinasan yang persyaratan dan ketentuan untuk masing-masing sekolah kedinasan berbeda satu sama lain. Oleh karenanya Sri Yunita berharap simak dengan baik materi yang disajikan nara sumber agar kelak dapat mempersiapkan putra-putri kita untuk memilih sekolah kedinasan yang tepat setelah anak kita lulus dari SMA nantinya. Gaguk Tri Prasetyo, ATD, MM, menjelaskan bahwa ada 19 (Sembilan belas) Sekolah kedinasan yang memberi peluang untuk membantu putra-putri kita untuk bisa masuk sekolah kedinasan. Ada 2 program yakni sekolah pola pendidikan dan program reguler. Untuk program pola pendidikan begitu lulus / keluar langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), jadi langsung bisa bekerja ditempatkan di Dinas sesuai dengan bidangnya. Tetapi kalau program reguler setelah lulus mencari pekerjaan sendiri-sendiri. Menurut Gaguk pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto, dijelaskan pula tentang pengenalan sekolah kedinasan, taha-tahap masuk tes dan diputarkan beberapa video beberapa sekolah kedinasan serta bagaimana ketatnya persaingan maka saat ini orang tua harus mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) putra-putrinya yang dapat diandalkan karena semua tes berhadapan dengan system computer. Untuk menambah kematangan pengetahuan dalam acara tersebut dibuka dialog Tanya jawab seputar masuk sekolah kedinasan.(yuk).
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto, Sri Yunita Lestari . Abd. Rachman Tuwo, ketika membuka acara mengatakan selain pertemuan Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto rutin diadakan juga kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi dibarengi dengan adanya sosialisasi Masuk Sekolah Kedinasan. Maksud dan tujuannya sosialisasi yang dihadiri , Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan , dan segenap pengurus Dharma Wanita Persatuan Kora Mojokerto adalah untuk menambah wawasan pengetahuan khususnya bagi anggota Dharma Wanita agar dapat menghantarkan putra-putrinya menjadi anak yang soleh –solekhah, sukses dunia dan akherat. Sri Yunita Lestari menambahkan, agar ibu-ibu mendapatkan gambaran yang jelas bagaimana masuk sekolah kedinasan yang persyaratan dan ketentuan untuk masing-masing sekolah kedinasan berbeda satu sama lain. Oleh karenanya Sri Yunita berharap simak dengan baik materi yang disajikan nara sumber agar kelak dapat mempersiapkan putra-putri kita untuk memilih sekolah kedinasan yang tepat setelah anak kita lulus dari SMA nantinya. Gaguk Tri Prasetyo, ATD, MM, menjelaskan bahwa ada 19 (Sembilan belas) Sekolah kedinasan yang memberi peluang untuk membantu putra-putri kita untuk bisa masuk sekolah kedinasan. Ada 2 program yakni sekolah pola pendidikan dan program reguler. Untuk program pola pendidikan begitu lulus / keluar langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), jadi langsung bisa bekerja ditempatkan di Dinas sesuai dengan bidangnya. Tetapi kalau program reguler setelah lulus mencari pekerjaan sendiri-sendiri. Menurut Gaguk pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Mojokerto, dijelaskan pula tentang pengenalan sekolah kedinasan, taha-tahap masuk tes dan diputarkan beberapa video beberapa sekolah kedinasan serta bagaimana ketatnya persaingan maka saat ini orang tua harus mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) putra-putrinya yang dapat diandalkan karena semua tes berhadapan dengan system computer. Untuk menambah kematangan pengetahuan dalam acara tersebut dibuka dialog Tanya jawab seputar masuk sekolah kedinasan.(yuk).

No comments:
Post a Comment