Untuk menindaklanjuti
pelaksanaan kegiatan Operasi Patuh Semeru 2018, Satlantas Polres Mojokerto Kota
melaksanakan kegiatannya dalam upaya-upaya dalam rangka mensosialisasikan
operasi tersebut kepada para peserta
jalan sehat yang dilaksanakan oleh Perwosi Kota Mojokerto pada saat
memperingati Hari Kartini, Jum’at (27/4/2018) bertempat di depan Pemerintah
Kota Mojokerto. Pada acara tersebut Kanit Dikyasa Ipda Retno Anggraeni bersama anggota melakukan
kegiatan sosialisasi dan memberikan himbauan pada ibu–ibu Perwosi, Dharma
Wanita Persatuan Kota Mojokerto dan Gabungan Organisasi Wanita lainnya
menjelaskan tentang pelaksanaan kegiatan Operasi Patuh Semeru tahun 2018 yang
dimulai tanggal 26 Aopril sampai dengan tanggal 9 Mei 2018. Maksud dan tujuan
kegiatan tersebut menurut Retno untuk memberikan himbauan kepada jalan sehat
untuk diteruskan ke warga agar supaya masyarakat Kota Mojokerto lebih banyak
lagi yang paham serta mengerti bahwa saat ini sedang diberlakukannya operasi
yang terpusat dengan Sandi Operasi Patuh Semeru 2018.
Ditambahkan kegiatan operasi seperti ini
sangat penting untuk dilaksanakan guna terlaksananya kegiatan operasi nanti
dapat berjalan tertib dan lancar. Menurut Retno dijelaskan
bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2018 ini dititikberatkan kepada
penindakan terhadap pelanggar lalu lintas seperti berkendaraan sambil ber-HP-an,
tidak boleh goncengan lebih dari dua, tidak boleh melawan arus, harus
menggunakan helm yang ber-SNI, tidak dapat menunjukkan STNK dan pelanggaran
lalu lintas lainnya. Hal tersebut guna menurunkan angka kecelakaan lalu lintas
dengan selalu mengutamakan faktor
keselamatan dan keamanan dengan mempedomani Standard Operasional Prosedur yang
ada. Karena dalam operasi ini
dilakukan penindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas maka masyarakat
berkendaraan harus dilengkapi dengan surat–surat, STNK, SIM dan selama
berkendara mentaati rambu-rambu lalu lintas. Karena polisi menekankan 80 % penindakan pada Operasi Patuh Semeru 2018,
sementara 10 % preventif atau pencegahan dan 10 % premetif atau memberikan
pemahaman. Menurut Retno dalam operasi ini masih saja ditemui pengendara
bermotor yang tidak membawa kelengkapan. Untuk itu polisi langsung menepikan pengendara
dan memberikan surat tilang. Ditambahkan Retno dalam
Operasi Patuh Semeru 2018 ini selain mensosialisasikan tentang tertib berlalu
lintas baik di sekolah, di tempat-tempat umum juga memberikan himbauan langsung
kepada pengguna jalan. Pada akhir himbauannya dengan tegas mengatakan bahwa
operasi patuh semeru 2018 ini nanti lebih mengedepankan penindakan. Jadi
siapapun yang melakukan pelanggaran kami tidak segan-segan menindak secara tegas
sesuai dengan Undang-undang yang berlaku. (My).
No comments:
Post a Comment