Dalam rangka
mempersiapkan satuan personil yang terampil dan terlatih Dinas Sosial Kota
Mojokerto adakan praktek dapur umum lapangan bagi Satgas Taruna Siaga Bencana
(TAGANA) hari Rabu, (11/4/2018),di Halaman Kelurahan Gunung Gedangan Kecamatan
Magersari.Sebelum melaksanakan praktek Dapur Umum Lapangan(Dumlap) ,
Satgas Tagana mengikuti pembukaan pelatihan kampong Siaga Bencana oleh
Kepala Dinas Sosial Kota Mojokerto drg. Sri Mujiwati,M.Kes. Dalam kesempatan
tersebut Sri Mujiwati mengatakan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto mengadakan
kegiatan untuk mempersiapkan personil yang trampil,handal dan terlatih dalam
penanggulangan dampak bencana. Tentunya personil seperti itu perlu dipersiapkan
dengan memberikan pelatihan diantaranya seperti Praktek Dapur Umum Lapangan. Lebih
lanjut Mujiwati mengatakan praktek dapur umum lapangan bagi satgas Tagana ini
selain untuk memberikan pemahaman tentang penanggulangan bencana, pelatihan ini
juga unrtuk meningkatkan kemampuan SDM Tagana dalam pengelolaan peralartan
Dapur Umum Lapangan. “ Melalui praktek Dumlap ini bagaimana seluruh anggota
Tagana mengetahui fungsi dan pemanfaatan peralatan dapur umum lapngan dalam
penanggulangan bencana. Ka Dinsos juga menilai pentingnya pelatihan ini bila
anggota tagana sudah trampil dan tau akan pemanfaat peralatan dapur umum dan
pendirian tenda pengungsi maka apabila terjadi bencana pada saat tanggap
darurat bencana, Satgas Tagana sudah siap..
Riamekto, SE, MM Kabid Perlindungan
dan Jaminan Sosial didampingi Bogik Endung Kisworo Kasi Perlindungan Sosial dan
bencana mengatakan “ Tagana yang merupakan tim retrutmen dari kelurahan,
tentunya diharapkan mampu berperan sebagai garda terdepan ditengah-tengah
masyarakat dalam penanggulangan dampak bencana. Karena berbagai dampak yang
ditimbulkan, diperlukan penaganan komperhensif, tidak bisa p[emerintah semata
yang menanganinya. Namun diperlukan juga dukungan semua pihak termasuk
partisipasi dari masyarakat,maka Taganalah yang diharapkan ikut memberikan
motivasi dan pemahaman kepada masyarakat. Ujar Riamekto. Untuk itu Riamekrto
berharap kepada peserta pelatihan ini mengikuti kegiatan dengan serius dan
sungguh-sungguh. Karena pelatihan ini sangat penting untuk menambah pengetahuan
dan ketrampilan peserta, terkait dengan Dapur UmumLapngan dalam kesiap-siagaan
menghadapi dampak bencana. Pengetahuan ini juga bisa dibagi kepada masyarakat
sekitar peserta, dalam rangka mewujudkan penanggulangan bencana berbasiskan
masyarakat di Kota Mojokerto. Sementara Bogik Endung Kisworo menambahkan tujuan
diadakan kegiatan ini diantaranya untuk membekali dan memberikan pengetahuan
dan ketrampilan untuk antisipasi dalam
penanggulangan bencana yang berbasis masyarakat. Kepada peserta dibekali
pelatihan bongkar pasang Tenda dan Praktek Dapur Umum Lapngan secara praktis,
cepat dan efisien.(My).A

No comments:
Post a Comment