Anak adalah harapan orang tua harapan masa depan keluarga bahkan bangsa,
oleh sebab itu perlu dipersiapkan agar kelak menjadi manusia yang berkualitas,
sehat, bermoral dan berguna bagi dirinya, keluarga, agama dan bangsanya. Anak
seharusnya perlu dipersiapkan sejak dini agar mereka mendapatkan pola asuh yang
benar saat mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan pola asuh yang baik
menjadikan anak berkepribadian kuat, tak mudah putus asa, dan bertanggung
jawab. Demikian Nur Masidah Yusuf Ketua Tim
Penggerak PKK Kecamatan Prajuritkulon mengawali sambutannya pada Pembukaan
Pembinaan Keluarga tentang Pola Asuh Anak dan Remaja dengan Penuh Cinta dan
Kasih Sayang dalam Keluarga (PAAR-PCKS), dijelaskan pula bahwa berbagai dampak
pada masyarakat, baik yang positif maupun yang negatif. Bagaimana semua
informasi dan pengaruh itu agar tidak berdampak buruk? Sebagai orang tua tentu
berharap mereka dapat menyaring informasi apa yang berguna yang patut dicontoh
dan apa yang dapat merugikan yang harus dijauhinya. Kepandaian anak dan remaja
dalam menyiasati hal tersebut tentu tidak lepas dari peran orang tua dalam
memberikan pola asuh dan pendidikan yang tepat bagi anak-anaknya dan
orang-orang yang ada di sekelilingnya. Pola asuh anak dalam keluarga bisa
ditelusiri dari pedoman yang dikeluarkan oleh Tim Penggerak PKK Pusat (1995),
yakni : usaha orang tua dalam membina anak dan membimbing anak baik jiwa maupun
raganya sejak lahir sampai dewasa (18 tahun), selain itu yang dimaksud dengan
pola asuh adalah kegiatan kompleks yang meliputi banyak perilaku spesifik yang
bekerja sendiri atau bersama-sama yang memiliki dampak pada anak.
Ada bebrapa
pola asuh anak dalam keluarga yaitu : pola demokrasi, pola otoriter, dan pola
permisif, untuk menerapkan macam-macam dari pola asuh tersebut ada beberapa
fungsi keluarga diantaranya : fungsi biologis, fungsi pendidikan, fungsi
religius, fungsi perlindungan, fungsi sosialisasi, fungsi kasih sayang, fungsi
ekonomi, fungsi rekreatif dan fungsi status keluarga, selain itu, cara mengasuh
anak dalam keluarga hendaknya disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Kegiatan
ini merupakan salah satu Program Pokja I PKK Kecamatan Prajuritkulon, dan
setelah mendapatkan ilmu ini ibu-ibu dapat meneruskan ilmu yang di dapat ke PKK
Kelurahan, RW, RT maupun Dasawisma. Sehingga kita dapat menerapkan pengasuhan
anak yang benar dan tepat. Selanjutnya tercipta generasi yang berakhlaq dan
berkarakter. Menurut Sutami, SH, M.Si Sekretaris PKK Kecamatan Prajuritkulon maksud dan
tujuan dilaksanakan kegiatan untuk untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam
terkait dengan pola pengasuhan anak dan remaja dalam keluarga, serta masukan
bagi ibu-ibu untuk bisa membimbing anak-anaknya dengan penuh kasih sayang, untuk
mengetahui/memberikan pengertian dari pola asuh anak dan remaja dalam keluarga,
untuk mengetahui gaya dari pola asuh anak dalam keluarga, untuk mengetahui
macam-macam dari pola asuh anak dalam keluarga secara umum, untuk mengetahui
fungsi keluarga dalam menerapkan pola asuh terhadap anak dalam keluarga, dan
untuk mengetahui cara mengasuh anak dalam keluarga. Kegiatan dilaksanakan Rabu
(18/4/2018) di Ruang Pertemuan Kecamatan Prajuritkulon, yang di ikuti Pengurus
dan Anggota PKK Kecamatan, Kelurahan serta Kader. Dengan Narasumber Ibu
Narmiasih, S.Psi, M.Psi yang Praktek di RS Gatoel Mojokerto.
No comments:
Post a Comment