Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto dalam mewujudkan
misi dan visi Kota Mojokerto sebagai Kota Service City, yang maju, sehat,
cerdas, sejahtera dan bermoral, salah satunya dalam meningkatkan kesehatan
masyarakat melalui Dinas Kesehatan Kota Mojokerto telah melaksanakan
Revitalisasi Posyandu Balita, agar dapat meningkatkan fungsi dan kinerja
Posyandu dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan,
dan agar status gizi maupun derajat kesehatan ibu dan anak dapat dipertahankan
atau ditingkatkan. Susilawati, S.Pi, M.Si Kabid Kesga dalam sambutannya yang mewakili Kepala
Dinas Kesehatan Kota Mojokerto mengatakan bahwa, Posyandu merupakan wadah peran
serta masyarakat untuk menyampaikan dan memperoleh pelayanan kesehatan dasar,
maka diharapkan pula strategi operasional pemeliharaan dan perawatan
kesejahteraan ibu dan anak secara dini, dapat dilakukan di setiap posyandu
pula, menurut pengalaman selama ini membuktikan bahwa bila penyelenggaraan
Posyandu baik, maka upaya untuk pemenuhan kebutuhan dasar pengembangan anak
akan baik pula, seperti tercapainya cakupan imunisasi yang cukup tinggi pada
tahun-tahun sebelum kritis dan adanya peningkatan umur harapan hidup. Sebaliknya
bila kinerja Posyandu tidak baik, seperti dalam memantau pertumbuhan anak, maka
perkembangan status gizi anak dapat terganggu.
Teknologi untuk mengatasinya,
yakni bila Posyandu dapat melaksanakan fungsi dasarnya sebagai unit pemantau
tumbuh kembang anak, serta menyampaikan pesan kepada ibu sebagai agen
pembaharuan dan anggota keluarga yang memiliki bayi dan balita dengan
mengupayakan bagaimana merawat anak secara baik, yang mendukung tumbuh kembang
anak sesuai potensinya. Kurang berfungsinya Posyandu sehingga kinerjanya
menjadi rendah, antara lain disebabkan karena rendahnya kemampuan kader dan
kurangnya pembinaan dari unsur Pemerintah Desa/Kelurahan dan
Dinas/Instansi/Lembaga terkait, yang kemudian mengakibatkan rendahnya minat
masyarakat untuk menggunakan Posyandu. Akibat lebih lanjut adalah banyak hal
yang sesungguhnya dapat bermanfaat bagi ibu-ibu untuk memahami cara merawat
anak secara baik sejak dalam kandungan, kemudian meningkatkan keselamatan ibu
saat melahirkan secara mudah dan terjangkau, menjadi tidak dapat dilaksanakan.
Oleh karena itu, perlu diupayakan langkah dalam memberdayakan kader agar lebih
profesional dalam memantau tumbuh kembang anak, serta membangun kemitraan
masyarakat untuk meningkatkan dukungan dan memanfaatkan Posyandu secara
optimal. Peran Posyandu sebagai salah satu sistem penyelenggaraan pelayanan
kebutuhan kesehatan dasar dalam rangka peningkatan kualitas sumberdaya manusia,
memang sudah diakui keberadaannya. Agar Posyandu dapat melaksanakan fungsi
dasarnya, maka perlu upaya Revitalisasi terhadap fungsi dan kinerja Posyandu. Tujuan
dilaksanakan Revitalisasi untuk meningkatkan kualitas kemampuan dan ketrampilan
Kader Posyandu, meningkatkan pengelolaan dalam pelayanan Posyandu, meningkatkan
pemenuhan kelengkapan sarana, alat, dan obat di Posyandu, meningkatkan
kemitraan dan pemberdayaan masyarakat untuk kesinambungan kegiatan Posyandu,
meningkatkan fungsi pendampingan dan kualitas pembinaan Posyandu. Sementara itu Hj. Endang Suladi Ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto
dalam sambutan Pembukaan mengatakan bahwa Kader Motivator merupakan ujung
tombak dalam segala kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan, jika menemui
masalah-masalah yang berhubungan dengan kesehatan segera melaporkan ke
Puskesmas terdekat, agar segera mendapat penanganan. Kader selama ini sudah
melaksanakan tugas dengan baik dan hasilnya sudah dapat dirasakan oleh semua
masyarakat Kota Mojokerto. Di Posyandu Kader tidak hanya melihat dan
pertumbuhannya balita tapi juga harus melihat perkembangannya. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap, tahap 1 (satu) dilaksanakan
selama 2 (dua) hari 19 & 20 April 2018 yang di ikuti 50 orang, bertempat di
Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Kota Mojokerto dan tahap 2 (dua) 23 & 24
April 2018 yang di ikuti 50 orang, bertempat di Ruang Pertemuan PKK Kota
Mojokerto. Dengan Narasumber Susilawati, S.Pi, M.Si dari Dinas Kesehatan Kota
Mojokerto dan Hj. Endang Sutadi dari Pokjja IV PK Kota Mojokerto.
No comments:
Post a Comment