Dinas
Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto mulai menyisir
warga yang belum perekaman e-KTP, program jemput bola ini sekaligus untuk
mendukung suksesnya pilkada serentak 2018. Ikromul Yasak, Kepala Dispendukcapil
mengatakan, penyisiran perekaman e-KTP ini dilaksanakan dengan cara datang ke
rumah-rumah warga (door to door) dan akan menyentuh semua kelurahan. “Tahap
awal, semua RW dan Lurah sudah kita kumpulkan untuk sosialisasi dan penyerahan
data warga yang belum perekaman e-KTP by name by adress, selanjutnya tim
Dispenduk yang jemput bola.” Terangnya.
Dalam
program penyisiran warga ini, Dispenduk menerjunkan empat tim dengan empat unit
alat perekaman. “Tim ini sudah mempunyai data warga yang belum perekaman dan
sudah mempunyai jadwal di masing-masing kelurahan, kalau data dikeluarkan ini
banyak, tim akan menetap beberapa hari.” Tambahnya. Data di Dispendukcapil kota
Mojokerto, ada sekitar 11 ribu warga yang belum perekaman, target program
jemput bola ini, pada akhir Desember ini semua warga yang berusia 17 tahun
sudah terekam dan mempunyai e-KTP. “Sesuai dengan amanat Mendagri pada pilkada
2018 nanti semua warga harus sudah punya KTP elektronik, oleh karena itu kita
kebut agar semua warga akhir bulan ini sudah punya e-KTP meskipun berupa surat
keterangan.” Pungkasnya.(sma/ADV)

No comments:
Post a Comment