Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto
melalui Pokja III bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
mengikuti lomba Festival makanan Khas Daerah Kabupaten / Kota Se Baperwil
Bojonegoro, bertempat di Taman Kebon Ratu, Jalan Keplaksari Peterongan
Kabupaten Jombang, hari Sabtu (11/11/2017). Pada acara tersebut diselenggarakan
dalam rangka memperingati Hari Jadi Propinsi Jawa Timur ke – 72. Ini merupakan
kegiatan yang ke – 8 (delapan) kalinya. Menurut Hartanto, SH, MM Ketua Panitia
Penyelenggara, kegiatan ini mengambil tema : “Melestarikan Makanan Khas
daerah untuk meningkatkan kuliner daerah “ tersebut diikuti oleh 8 daerah
yakni Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan,
Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Gersik, Kabupaten Baojonegoro dan Kabupaten
Jombang . Maksud dan tujuan untuk menanamkan cinta terhadap makanan khas
daerah, untuk memasyarakatkan aneka menu makanan khas daerah dan meningkatkan
potensi wilayah yang ada di pekarangan. Dra. Nanik Fauziah isteri Sekdakot yang
ikut hadir dalam acara tersebut dan mengunjungi stand peserta dari Kota Mojokerto
mengatakan digelarnya festival ini mampu meningkatkan kecintaan terhadap
makanan khas daerah. Khususnya Kota Mojokerto yang menyajikan menu Rawon Sayur
perlu ada peningkatan kualitas. Karena makanan bila dihayati mempunyai makna
yang luar biasa, satu daerah kadang bisa terkenal karena makannya.
Makanya perlu terus berinovasi dengan makanan dan pengolahan
makanan ikan ini seperti di Kota Mojokerto ikan rengkik. Sementara itu Kepala
Bakorwil Bojonegoro mengatakan kegiatan festival kegiatan tahunan dalam rangka
memperingati hari Propinsi Jawa Timur ini, selain digelar festival makanan khas
daerah yang menyajikan makanan khas daerah yang berbeda juga
digelar pameran produk UKM yang tak kalah dengan produk-produk luar negeri. Hal
ini membuktikan kita harus melestarikan dan memunculkan inovasi baru di dalam
produk UKM di masing-2 daerah karena perekonomian Jawa Timur 80 % digerakkan
oleh UKM. Disalah satu Stand dari Kota Mojokerto menampilkan makanan khas Kota
Mojokerto beragam makanan ringan dari olahan daun kelor dan ikan rengkik. Pada
acara lomba tersebut dinilai oleh 3 (tiga) dewan juri terdiri dari Hariyanto,
S. Sos, Ir. Lena dan Bagus Supomo dengan kriteria penilaian pemanfaatan makanan
lokal, kreativitas pengembangan resep, penampilan dan penyajian ditempat lomba
dan cita rasa Kota Mojokerto masih belum
beruntung untuk mendapatkan juara pertama yang masih tetap seperti tahun
yang lalu diraih oleh Kabupaten Jombang dengan menu olahan makanan ayam
panggang. Disusul juara kedua Kabupaten Tuban dengan menu andalan rajungan,
juara tiga Kabupaten Bojonegoro menu unggulan Sego buwuhan, juara empat Kabupaten
Mojokerto menu andalan rolade daun racun, juara kelima Kabupaten Lamongan
dengan menu makanan nasi boring, juara keenam Kota Mojokerto menu andalan rawon
sayur, juara ketujuh Kabupaten Nganjuk menu bebek ayam goreng khas Nganjuk
dan juara kedelapan, Kabupaten Gresik yang baru gabung dengan Bakorwil II
Bojonegoro, dengan menu khas nasi krawu.(Orz).

No comments:
Post a Comment