SEKRETARIAT : JLN. GAJAHMADA NO. 100 GEDUNG GMSC KOTA MOJOKERTO TELP : 0822 3117 3218 Email : telecenterpalapakotamojokerto@gmail.com, Blogger : http://telecenterpalapa.blogspot.co.id/

Monday, September 25, 2017

POKJALUH KEMENAG GELAR SHOLAT GHOIB UNTUK MUSLIM ROHINGNYA

Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1439 H, Kementrian Agama Kota Mojokerto (Kemenag) melalui Pokjaluh sebagai penggagas  menggelar sholat gaib untuk kurban tragedi kemanusiaan muslim rohingnya di Myanmar, Jum’at (22/9/2017). Sholat gaib dilaksanakan di Halaman MAN I Kota Mojokerto. Selaku Imam Khotib, dari Penyuluh Agama Islam  Kantor Kementrian Agama Kota Mojokerto. Sholat gaib diikuti oleh sekitar 1150 0rang terdiri dari Pegawai Kantor Kemenag dan MAN I Kota Mojokerto termasuk Penyuluh Agama Islam PNS dan non PNS.
Usai sholat gaib, mereka bersama-sama menggelar doa bersama  dipimpin oleh Sholikhin dari Kemenag Kota Mojokerto untuk keselamatan muslim rohingnya di Myanmar. “ Kami mengajak seluruh umat islam di Kota Mojokerto untuk juga melakukan sholat gaib dan mendoakan muslim Rohingnya di Myanmar agar diberi keselamatan. Kata Drs. Suhaji, Msi, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Mojokerto. Namun pihaknya juga meminta tokoh agama dan tokoh organisasi kemasyarakatan serta keagamaan menyikapi secara arif dan bijaksana atas tragedi kemanusiaan di Myanmar. Terakhir Suhaji mengajak lembaga keagamaan dan umat muslim di Kota Mojokerto agar menjadi motor penggerak harmonisasi ditengah-tengah masyarakat dan melakukan aksi nyata yang solutif dalam menyikapi tragedi kemanusiaan di Myanmar. Kepala Kemenagpun juga menghimbau seluruh komponen masyarakat agar tidak memperuncing konflik yang terjadi Myanmar tersebut. Apalagi sampai membawa isunya menjadi sentimen SARA di Indonesia. Prinsipnya penyelesaian masalah ini harus berpijak pada nilai kemanusiaan sebagai dasar perdamaian. Karena “ Siapapun yang menghilangkan nyawa perseorangan ataupun komunitas, itu tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. Perbuatan keji itu bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Kata Suhaji. Apa yang terjadi di sana adalah tragedi kemanusiaan. Untuk itu kita harus meletakkan dalam kacamata kemanusiaan tanpa pernah tersekat dan terkotak oleh keyakinan tertentu. Suhaji juga menuturkan tragedi kemanusiaan di Rakhine Myanmar tokoh agama Budha di Indonesia, Bhiksu Dutavira Mahastavira atau Suhu Bennypun angkat bicara terkait peristiwa kekerasan dan pembunuhan yang dialami warga Rohingnya. Suhu Benny menyerukan agar umat Budha, khususnya di Indonesia, ikut mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga Rohingnya di Myanmar. “ Tentu kami juga menyerukan agar rasa keprihatinan ini semoga umat budha juga berbuat sesuatu sebagai bentuk nyata mengirim bantuan kemanusiaan langsung ke Myanmar. Dalam kesempatan tersebut Suhaji berharap kepada masyarakat mampu menyaring informasi yang beredar terkait tragedi Rohingnya yang beredar di media sosial. Selain itu, dia juga meminta masyarakat tidak terprovokasi.(Orz).

No comments:

Post a Comment