SEKRETARIAT : JLN. GAJAHMADA NO. 100 GEDUNG GMSC KOTA MOJOKERTO TELP : 0822 3117 3218 Email : telecenterpalapakotamojokerto@gmail.com, Blogger : http://telecenterpalapa.blogspot.co.id/

Thursday, September 21, 2017

BISNIS JASA MENJAHIT DIMINATI PENCARI KERJA

Saat ini bisnis jasa menjahit masih tetap diminati oleh para pencari kerja khususnya wanita. Ini sangat menggembirakan walaupun memiliki persaingan dengan industri konveksi yang membuat baju secara besar-besaran. Praktek menjahit ternyata banyak peminatnya, hal ini terkait dengan kebutuhan tenaga kerja yang bergerak dalam pembuatan baju ini sekitar   20 orang pencari kerja peserta pelatihan menjahit yang digelar oleh  Diskoumnaker Kota Mojokerto   sedang melakukan praktek menjahit di Lembaga Idola Modes, Jalan Cinde Kecamatan Prajurit Kulon. Kepala Diskoumnaker Kota Mojokerto  Hariyanto SE. Juga mengungkapkan pelatihan yang dilanjutkan praktek menjahit ini memang merupakan salah satu program yang dicanangkan dan hal tersebut merupakan terobosan dalam mencarikan solusi lain bagi para pencari kerja di Kota Mojokerto. Walaupun saat ini pembuatan baju di industri konveksi sudah menggunakan mesin canggih dan beberapa menggunakan sistem otomatis, namun ternyata tetap masih membutuhkan tenaga kerja terampil dibidang menjahit untuk menjalankan mesin-mesin tersebut. Dengan pelatihan seperti ini, jangka panjangnya, kita bahkan berharap bahwa ke depan kita mencetak sumber daya manusia yang handal yang orientasinya tidak sebatas menjadi pekerja, tetapi juga membuka peluang kerja bagi yang lainnya.
Selain itu bisnis jasa menjahit (Taylor) masih memiliki pasar, masih ada masyarakat yang membutuhkan jasa tukang jahit, misalnya untuk membuat baju untuk acara khusus (pernikahan, wisuda, dan lain-lain), juga untuk perbaikan baju, mengecilkan ukuran, memasang  kancing, memasang atribut, dan lain-lain, bahkan beberapa factory outlet dan butik juga membutuhkan tukang jahit terampil untuk memenuhi permintaan pelanggan dalam hal menyesuaikan baju yang dibelinya.  Masula, Lembaga Idola Modes selaku Instruktur praktek menjahit dibantu 3 orang secara bergantian yakni Masfia, Zakiatul Azizah dan Waras, menjelaskan kepada Reporter Palapa hari Selasa tanggal 12 September 2017 bahwa  selama 1 bulan lebih peserta diberikan materi teori dan praktek.  Untuk materi yang diberikan pola dasar rok ( 3 model ) yaitu model rok lipat, kedap dan rok A (sepan). Pola dasar untuk blus (30 % teori dan praktek 70 %). Selain itu juga mengukur badannya sendiri secara bergantian dan membuat pola. Setelah itu praktek membuat saku /  kantong racik bibir, kantong racik pakai tutup dalam , membuat kerah sanghai, kerah kemeja, memasang resleting biasa dan jepang. Praktek-praktek ini merupakan patokan, kalau bisa membuat kantong racik dengan rapi dan rajin berarti peserta menjahit lainnya akan bisa. Jelas Masula. Kemudian baru dilanjutkan memotong dan menjahit, dalam pelatihan ini supaya nampak hasilnya nanti akan menghasilkan satu stel baju yang akan dipakai pada acara penutupan pelatihan. Dengan memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang jahit menjahit atau kita pernah mengikuti kursus menjahit sampai lulus dan bersertifikat, maka kita sudah bisa menjalankan Wirausaha kursus menjahit dan keadaan akan lebih baik apabila ditambah dengan pengetahuan tentang proses pembelajaran, pendidikan dan pelatihan termasuk tentang kompetensi dan standar kompetensi . Cara yang lainnya adalah bergabung dengan orang terkenal, cukup berpengalaman dan piawai dalam keahliannya membuat karya jahit. Kata Diah salah satu peserta dari Kelurahan Kauman.(Orz).

No comments:

Post a Comment