SEKRETARIAT : JLN. GAJAHMADA NO. 100 GEDUNG GMSC KOTA MOJOKERTO TELP : 0822 3117 3218 Email : telecenterpalapakotamojokerto@gmail.com, Blogger : http://telecenterpalapa.blogspot.co.id/

Thursday, September 21, 2017

20 ORANG PENCARI KERJA PRAKTEK TATA KECANTIKAN RAMBUT

Proses belajar memang tidak akan pernah selesai selama kita hidup. Hal ini juga berlaku untuk para peserta pelatihan tata cara kecantikan rambut yang digelar oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskoumnaker) Kota Mojokerto. Mereka sangat antusias mengikuti praktek tata kecantikan rambut agar mahir dalam menata rambut. Seperti halnya  trend fashion, rambut juga ada trennya. Kalau seseorang pencari kerja tidak menguasai ilmu tata kecantikan rambut, secara tak langsung bisa berefek pada kesuksesan seseorang pencari kerja. Ungkap Ika Siti Barokah, instruktur praktek tata kecantikan rambut  Kharisma, hari selasa (12/9/2017). Lebih lanjut dikatakan Ika bahwa pengertian tata kecantikan rambut adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara mengatur atau memperbaiki tatanan rambut, kondisi rambut yang dibentuk sedemikian rupa dari yang ada menjadi lebih baik, indah mempesona. Tata kecantikan rambut yang mencakup hal-hal mengenai kepribadian, penampilan, kecantikan rambut yang meliputi anatomi dan fisiologi rambut, kosmetika rambut, perawatan rambut, penataan/styling, pemangkasan, pewarnaan, pengritingan, meluruskan rambut (smooting dan rebonding) .
Untuk meningkatkan kemampuan para peserta tata kecantikan rambut serta untuk mempermudah memperoleh pekerjaan melalui bisnis salon mereka berkesempatan untuk belajar langsung dari ahlinya yaitu Ika Siti Barkah dan Lila Puspita Sari yang membimbing praktek tata kecantikan rambut seputar teknik  keriting rambut, rebonding, toning hitam,  membuat sanggul, creambath dan hairmask. Tak hanya edukasi saja yang ditawarkan oleh Salon Kharisma , tetapi juga teknik memotong rambut dan mewarnai rambut sesuai teknik yang diajarkan. Edukasi ini juga dilakukan untuk menambah pengetahuan mereka agar mereka segera mendapatkan pekerjaan, bisa maju dalam bisnis dan keahliannya menata rambut. Selain itu juga memberi tambahan pengetahuan tentang kesalahan yang sering mereka lakukan dalam menata rambut. Tambah Ika.  Dengan kegiatan ini diharapkan bisa membuat para peserta praktek tata kecantikan rambut semakin profesional, segera mandiri, tidak hanya menjadi pegawai salon tetapi mereka sendiri harus bisa bisnis salon tata kecantikan rambut yang diyakini tetap menjanjikan di masa depan. Ditambahkan Ika  para peserta praktek tata kecantikan rambut yang mengikuti praktek selama 38 hari ini diyakini peserta telah memiliki bekal cukup untuk menjadi hair dresser handal dan akan sukses dalam berbisnis  di salon kecantikan sehingga usaha dari pemerintah Kota Mojokerto melalui Diskoumnaker untuk meningkatkan kualitas SDM, dan mengurangi jumlah pengangguran di Kota Mojokerto yang berarti juga dapat mengurangi jumlah kemiskinan karena yang dididik selama ini sudah dapat bekerja dan memperoleh penghasilan.(Orz).


No comments:

Post a Comment