Rencana pembangunan jalan lingkar barat atau Jalinbar, yang
menghubungkan Surodinawan - Blooto - Pulorejo, membutuhkan anggaran sekitar 37
miliar, Pemkot bersama DPRD Mojokerto saat ini mengajukan dana alokasi khusus
(DAK) ke Pemerintah Pusat. Edwin Endra Praja, Sekretaris Komisi II DPRD
mengatakan, dewan sudah melobi pemerintah pusat agar mengucurkan dana melalui
DAK. "Kita mengajukan pendanaan Jalinbar ke Kemenkeu. Dan disetujui
pengucuran bantuan Rp 180 miliar melalui program DAK tahun depan," kata
Edwin Endra Praja. Menurut Edwin, kebutuhan proyek infrastruktur Jalinbar
sangat besar. Karena kawasan tersebut merupakan obyek vital yang membutuhkan
anggaran sangat besar. Sementara keberadaan jalan tersebut juga penting
untuk pemerataan ekonomi yang selama ini terkonsentrasi di kawasan timur. Aries
Satriyo Budi,Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto mengaku optimis terhadap
realisasi bantuan dari pemerintah pusat itu. "Kita optimis karena
pengajukan kita langsung masuk e-planning Kemenkeu sehingga besar harapan akan
terealisasi dalam DAK mendatang," ungkapnya. Seperti diketahui, Pemkot
Mojokerto akan membangun jalinbar sepanjang 5 km yang menghubungkan Surodinawan
- Pulorejo, Jalinbar dikonsep jalan kembar dengan lebar 21 meter, dan akan
melintasi rel kereta api melalui fly over. Tahun ini, Pemkot mulai membebaskan
lahan milik masyarakat, tahap pertama pembebasan lahan dianggarkan 3
miliar.(zac/adv)

No comments:
Post a Comment