![]() |
Angkutan
sekolah gratis yang melayani lima trayek tersebut untuk menekan angka
kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang melibatkan pelajar.
Walikota
Mojokerto, Mas'ud 'Yunus mengatakan, ada 10 armada yang disiapkan untuk
proyek angkutan sekolah gratis. "Dari 10 ini, akan dievaluasi jika perlu
ditambah akan ditambah. Kalau langsung banyak tapi penumpangnya kosong,
kan mubazir," ungkapnya.
Masih kata Walikota, angkutan sekolah
gratis tersebut untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan pelajar.
Karena, lanjut orang nomor satu di Kota Mojokerto ini, banyak pelajar
yang membawa kendaraan bermotor tapi tidak memiliki Surat Izin Mengemudi
(SIM).
"Sehingga dengan angkutan sekolah gratis ini bisa
mengurangi angka kecelakaan yang melibatkan pelajar. Selain itu, kita
tidak boleh membiarkan para pelajar melanggar lalu lintas karena
pembiaran tersebut sangat bertentangan dengan pendidikan. Sama dengan
membiarkan melanggar undang-undang," katanya.
Kedepan, lanjut
Walikota, dengan adanya angkutan sekolah gratis, para pelajar yang tidak
memiliki SIM dilarang membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Pihaknya,
akan mengandeng petugas dari Satlantas Polres Mojokerto Kota untuk
sosialisasi ke sekolah-sekolah.
"Angkutan sekolah gratis ini
merupakan dari angkutan malam hari karena peminatnya kurang sehingga
dimanfaatkan untuk angkutan sekolah gratis. Untuk daerah diluar trayek
ini, seperti Blooto, Pulorejo sudah kita pikirkan yakni akan disiapkan
armada baru. Harapannya, tahun depan armada baru sudah bisa terwujud
melalui PAK tahun ini.
Dalam kesempatan yang sama, selain
melaunching angkutan sekolah gratis, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan
Informasi (Dishubkominfo) Kota Mojokerto juga melaunching tiga program
lain. Yakni layanan hotspot gratis di 35 titik, e-reporting serta
e-pengaduan.


No comments:
Post a Comment