Pemerintah Kota Mojokerto baru saja menerima alokasi bantuan telecenter
dari Pemerintah Provinsi
Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan
Informatika Provinsi Jawa Timur. Telecenter tersebut berlokasi di
Terminal Kerta Jaya diberi nama Telecenter Palapa oleh Dishubkominfo
Kota Mojokerto dan baru saja dilauncing oleh Walikota Mojokerto, Drs. H.
Mas’ud Yunus, hari Sabtu, tanggal 1 Nopember 2014.
Sebagai Telecenter yang baru berdiri, agar dapat menjalankan tugas dan
fungsinya secara maksimal, maka Dishubkominfo Kota Mojokerto beserta
pengelola Telecenter Palapa mengadakan kunjungan kerja ke Telecenter
Daragati Kota Malang, Rabu (5/11).Kedatangan Rombongan disambut oleh
Drs. H.Pidekso Adi, Mpd, Manager Telecenter Daragati Kota Malang, Diana
ED mewakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Malang dan
personil pengelola Telecenter Daragati Kota Malang.
Rombongan berjumlah 17 (tujuh belas) orang masing-masing 5 orang dari
pengelola Telecenter Palapa, 4 orang dari Pranata Humas, 4 orang dari
Staf PIK, 1 orang
Kepala Seksi Pemberdayaan Kelompok Komunikasi Sosial, 1
orang Kepala Seks Informasi Mobile Ceramah dan Dialog dan 1 orang Ovie
Risna Kartika, Spd, Kepala Bidang Pelayanan Informasi dan Komunikasi ,
rombongan dipimpin oleh Drs. Heru Setyadi Sekretaris Dishubkominfo
mewakili Kepala Dishubkominfo Kota Mojokerto.
Pada sambutannya Heru mengatakan, Kunjungan Dishubkominfo Kota Mojokerto
beserta Telecenter Palapa Kota Mojokerto dimaksudkan ingin belajar dari
pengalaman Telecenter Daragati Kota Malang yang merupakan salah satu
Telecenter yang terbaik di Propinsi Jawa Timur. Sebagai Telecenter yang
baru berdiri, terus berupaya mencari kiat-kiat apa saja yang perlu
dilakukan oleh Telecenter sehingga setelah berkunjung Telecenter Palapa
dimasa-masa yang akan datang bisa berkembang dan maju. Dalam kesempatan
tersebut Heru memberikan cindera mata kepada Pidekso Adi, demikian juga
sebaliknya Pidekso Adi menyerahkan cinderama kepada Heru.
Terdapat beberapa item kunci keberhasilan dalam mengelola Telecenter
seperti yang telah disampaikan oleh Drs. H. Pidekso Adi dan Diana ED,
diantaranya dengan management terbuka dan prinsip demokratis, masalah
keuangan terbuka dan masing-masing diberi kewenangan untuk mengatur
bidangnya masing-masing. Telecenter selalu mengajak kerja sama dengan
lembaga manapun, baik yang bergerak dibidang Sosial, pendidikan,
Perkoperasian dengan pelaku usaha, organisasi wanita dan lain-lain.
Sebagai pengelola Telecenter dalam mengembangkan program terutama yang
menyangkut pemberdayaan masyarakat seorang Manajer tidak boleh duduk di
meja tetapi harus sibuk memasarkan teknologi informasi, mengadakan kerja
sama pelatihan-pelatihan teknologi informasi, melakukan ceramah tentang
manfaat teknologi informasi, dan yang terpenting antara Pembina dan
pengelola telecenter harus terjalin hubungan yang baik.(Orz).
No comments:
Post a Comment