MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto, menggelar lomba lukis di tembok
TPA bagi kalangan pelajar SMA sederajat se-Kota Mojokerto, Selasa (05/03/2019).
Lomba melukis tembok TPA ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Peduli Sampah
Nasional tahun 2019. Kegiatan yang berlangsung di Taman TPA (Tempat Pembuangan
Akhir) Randegan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur ini dengan
tujuan untuk memperkuat kesadaran anak-anak dalam menjaga kebersihan
lingkungan. Tembok yang dilukis merupakan tembok yang ada di lingkungan TPA
Randegan. Peserta berkelompok terdiri dari lima anak dengan media tembok
sepanjang enam meter tersebut dengan tema lingkungan hidup. “Lomba ini melatih
anak-anak hidup bersih dan menjaga lingkungan selalu tetap bersih,” kata Kabid
Penataan dan Pentaatan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto Lucky
Hariyanti Budiono SE. Ditegaskan, seluruh kalangan masyarakat termasuk generasi
muda dan pelajar memiliki tanggung jawab terhadap persoalan kebersihan
lingkungan. Pihaknya sangat berharap bisa menyalurkan dan menambah kreativitas
generasi muda Kota Mojokerto tentang arti penting menjaga kebersihan. “Biar
anak-anak ini bisa mengeluarkan kreativitasnya, dari pada corat-coret tembok di
jalan yang dapat merusak pemandangan disini kita sediakan tempat untuk
menggambar,” paparnya.
“Besar harapan kami kedepan anak-anak bisa menambah kreativitasnya dalam bentuk lain, terutama melukis dan kedepannya bisa menjadi sumber penghasilan mereka di masa depan. Kegiatan ini akan diadakan terus oleh DLH dan akan mencakup lebih banyak peserta lagi kedepannya,” tambahnya. Lebih lanjut Lucky sapaan akrabnya menyampaikan, tema kegiatan ini selaras dengan tema Hari Peduli Sampah Nasional 2019. Yakni tema lukisan antara lain perubahan iklim, pengolahan sampah, dan keaneka ragaman hayati. “Kita Mendekat ke Alam, kita mencoba menyapa alam dan memperbaiki alam supaya kita bisa mewariskan hal yang baik untuk anak cucu kita,” ucapnya. Kegiatan ini diikuti tujuh belas sekolah se-Kota Mojokerto. Pemenang lomba mendapatkan tropy, Piagam dan uang pembinaan dari DLH Kota Mojokerto, untuk juara 1, juara 2, juara 3, serta juara harapan. Sementara itu salah satu Guru pendamping, dari SMK 1 Kota Mojokerto, mengatakan bahwa lomba ini sangat positif untuk menanamkan motivasi dan menjaga lingkungan sejak dini kepada anak-anak. Ia berharap lomba ini akan memasyarakatkan kreativitas dan mengasah kreativitas dan mendapatkan kepuasan anak-anak dalam lomba seni lukis ini. “Mengembangkan bakat juga kreativitas siswa, menunjukan bahwa siswa SMK juga bisa melukis dan kedepannya mereka mampu bersaing tidak hanya teknik tapi juga seni. Selain itu, supaya siswa semakin sadar menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya. dok Walikota Mojokerto Hj Ika Puspitasari SE, yang berkesempatan hadir juga meninjau langsung kegiatan melukis yang di adakan DLH Kota Mojokerto.Disela-sela kunjungannya Ning Ita memberi semangat, juga berpesan kepada seluruh peserta lomba untuk terus menjaga kebersihan terutama di lingkungan sekolah. Karena dengan lingkungan bersih dan nyaman, akan menimbulkan semangat belajar. “Menjaga kebersihan bebas dari sampah adalah tugas kita semua, kreativitas dan semangat belajar yang tinggi akan membawa generasi penerus bangsa menjadi lebih baik dan dapat mewujudkan Kota Mojokerto yang bersih, sehat, dan bermartabat,” pungkasnya. (jen/an)
“Besar harapan kami kedepan anak-anak bisa menambah kreativitasnya dalam bentuk lain, terutama melukis dan kedepannya bisa menjadi sumber penghasilan mereka di masa depan. Kegiatan ini akan diadakan terus oleh DLH dan akan mencakup lebih banyak peserta lagi kedepannya,” tambahnya. Lebih lanjut Lucky sapaan akrabnya menyampaikan, tema kegiatan ini selaras dengan tema Hari Peduli Sampah Nasional 2019. Yakni tema lukisan antara lain perubahan iklim, pengolahan sampah, dan keaneka ragaman hayati. “Kita Mendekat ke Alam, kita mencoba menyapa alam dan memperbaiki alam supaya kita bisa mewariskan hal yang baik untuk anak cucu kita,” ucapnya. Kegiatan ini diikuti tujuh belas sekolah se-Kota Mojokerto. Pemenang lomba mendapatkan tropy, Piagam dan uang pembinaan dari DLH Kota Mojokerto, untuk juara 1, juara 2, juara 3, serta juara harapan. Sementara itu salah satu Guru pendamping, dari SMK 1 Kota Mojokerto, mengatakan bahwa lomba ini sangat positif untuk menanamkan motivasi dan menjaga lingkungan sejak dini kepada anak-anak. Ia berharap lomba ini akan memasyarakatkan kreativitas dan mengasah kreativitas dan mendapatkan kepuasan anak-anak dalam lomba seni lukis ini. “Mengembangkan bakat juga kreativitas siswa, menunjukan bahwa siswa SMK juga bisa melukis dan kedepannya mereka mampu bersaing tidak hanya teknik tapi juga seni. Selain itu, supaya siswa semakin sadar menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya. dok Walikota Mojokerto Hj Ika Puspitasari SE, yang berkesempatan hadir juga meninjau langsung kegiatan melukis yang di adakan DLH Kota Mojokerto.Disela-sela kunjungannya Ning Ita memberi semangat, juga berpesan kepada seluruh peserta lomba untuk terus menjaga kebersihan terutama di lingkungan sekolah. Karena dengan lingkungan bersih dan nyaman, akan menimbulkan semangat belajar. “Menjaga kebersihan bebas dari sampah adalah tugas kita semua, kreativitas dan semangat belajar yang tinggi akan membawa generasi penerus bangsa menjadi lebih baik dan dapat mewujudkan Kota Mojokerto yang bersih, sehat, dan bermartabat,” pungkasnya. (jen/an)

No comments:
Post a Comment