MOJOKERTO – (GEMA MEDIA)
– Sebagai upaya untuk menangkal berita hoax dan ujaran kebencian jelang Pileg
dan Pilpres 2019, Polres Mojokerto Kota gelar Optimalisasi Peran Serta Kepala
Desa/ Lurah dan Elemen masyarakat Lainnya Guna Menciptakan Situasi Kamtibmas
Yang Kondusif jelang Pileg dan Pilpres 2019 Di Wilayah Hukum Polres Mojokerto
Kota, Selasa (12/03/2019). Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dani Setiyono ,
SH, SIK, M.Sc (Eng), menyampaikan agar seluruh Anggota Kamtibmas untuk
menyampaikan kepada masyarakat di desa/kelurahan di wilayah Hukum Polres
Mojokerto Kota akan bahaya berita hoax menjelang Pileg dan Pilpres 2019. “Kemajuan
teknologi komunikasi mempermudah penyebarannya lewat media sosial, diperlukan
edukasi serta pemahaman karena sering kali menyangkut pautkan dengan SARA,
apalagi beberapa hari lagi akan dilaksanakan pesta demokrasi Pileg dan Pilpres
2019. Apabila masyarakat tidak bijak memakai media sosial dan menyebarkan
berita hoax akan ditindak tegas sesuai UU ITE bagi pelakunya,” tegas AKBP Sigit
Dani Setiyono , SH, SIK, M.Sc (Eng).
Saat menyampaikan arahannya di convention hall Hotel D’Resort jalan Bypass KM 48, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Sigit sapaan akrabnya, menjelaskan apa yang dilakukan Kamtibmas, adalah bentuk tindak lanjut dari arahan dan perintah pimpinan, bertujuan agar masyarakat bisa memilah-milah berita baik untuk dikonsumsi dan tidak mudah membagikan berita-berita hoax, karena belum tentu kebenarannya dan sumbernya pun tidak jelas. “Berita Hoax yang beredar ramai saat ini merupakan salah satu bentuk profokasi, adu domba, saling mencari kesalahan untuk memecah belah bangsa, oleh sebab itu masyarakat harus pintar menyaring setiap informasi yang masuk, baik itu politik serta isu agama,” terangnya. Acara sosialisasi ini dihadiri oleh kepala desa/lurah, Kamtibmas, juga perwakilan masyarakat yang berada di wilayah Hukum Polres Mojokerto Kota. Adapun sebagai pembicara/pemateri dalam kegiatan tersebut antara lain, Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto, dan Perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto. Sebelum mengakhiri sambutannya Kapolres Mojokerto Kota berpesan, “Mari bersama – sama wujudkan pemilu adil, damai, dan jujur untuk Indonesia kedepannya. Tetap berazaskan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI Harga Mati,” pungkasnya. (jen/yuk).
Saat menyampaikan arahannya di convention hall Hotel D’Resort jalan Bypass KM 48, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Sigit sapaan akrabnya, menjelaskan apa yang dilakukan Kamtibmas, adalah bentuk tindak lanjut dari arahan dan perintah pimpinan, bertujuan agar masyarakat bisa memilah-milah berita baik untuk dikonsumsi dan tidak mudah membagikan berita-berita hoax, karena belum tentu kebenarannya dan sumbernya pun tidak jelas. “Berita Hoax yang beredar ramai saat ini merupakan salah satu bentuk profokasi, adu domba, saling mencari kesalahan untuk memecah belah bangsa, oleh sebab itu masyarakat harus pintar menyaring setiap informasi yang masuk, baik itu politik serta isu agama,” terangnya. Acara sosialisasi ini dihadiri oleh kepala desa/lurah, Kamtibmas, juga perwakilan masyarakat yang berada di wilayah Hukum Polres Mojokerto Kota. Adapun sebagai pembicara/pemateri dalam kegiatan tersebut antara lain, Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto, dan Perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto. Sebelum mengakhiri sambutannya Kapolres Mojokerto Kota berpesan, “Mari bersama – sama wujudkan pemilu adil, damai, dan jujur untuk Indonesia kedepannya. Tetap berazaskan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI Harga Mati,” pungkasnya. (jen/yuk).

No comments:
Post a Comment