Ibarat gayung bersambut, saat masyarakat
butuh pemerintah menyiapkan sarana dan prasarana itu. Layanan Telecenter
“Palapa” misalnya. Fasilitas belajar warga yang dikelola oleh Dinas
Komunikasi dan Informatka secara gratis ini, tidak lagi melayani ditempat
kantor saja. Namun sejauh ini sudah mendekati warga yang dilayani.
Telecenter “Palapa” mobile dengan tenaga Instruktur yang handal kini bisa
jemput bola bahkan melayani permintaan dimanapun warga kota Mojokerto berada.
Agenda layanan keliling, jumat 1
Pebruari 2019, Telecenter mobile berada di Balai RW.01 Kelurahan Kranggan
Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto. Ditempat ini para kader lansia yang
dominan para ibu , memiliki keinginan kuat untuk bisa belajar computer.”usia
bukanlah halangan untuk bisa dan bisa, asal mau belajar” kata Sirtu, kader yang
berusia 58 tahun tinggal di Kranggan Gg. V Kecamatan Kranggan Kota Mojokert.
Heri Susanto dan Raditya Septian
Instrukur Telecenter mobile ini menuturkan, masyarakat sudah mulai agresif
dengan ilmu computer. Saat ini sudah banyak permintaan ke Telecenter dari
berbagai komunikas masyarakat untuk belajar ditempatnya. Selain
masyarakat secara umum, Telecenter juga mengunjungi sekolah-sekolah yang belum
memiliki sarana dan prasarana. Mengingat Telecenter mobile, selain siap
dengan tenaga instruktur juga lengkap dengan labtop dan perangkat lainnya yang
berada dalam satu unit kendaraan. Selain dapat belajar dalam mobil juga
dapat dipindah keruangan lain.
Syamsul Huda Manager Telecenter “Palapa”
saat dikonfirmasi by phonesel menyampaikan, untuk materi belajar yang
disampaikan tahap awal adalah materi dasar word menu home. Selanjutnya secara
bertahap akan ditingkatkan. Masalah cepat tidaknya bisa terampil
tergantung dari yang bersangkutan. Namun estimasi standar bisa
mengoperasioanal Microsoft word kurang lebih 6 (enam) kali pertemuan dengan
durasi 2-3 jam. Untuk kader posyandu lansia kranggan ini rencananya
setiap hari Jumat.
Melihat para kader yang antusias belajar
computer ini Lurah Kranggan Sudarmaji, menyambut gembira dan berharap kepada
ibu-ibu terutama warga Kranggan yang belum bisa Komuputer lebih giat lagi
belajar. Selain untuk kebutuhan diri sendiri juga bisa mengontrol
kegiatan putra-putrinya yang berkaitan dengan teknologi informasi. (an)


No comments:
Post a Comment