Pada hari terakhir pelatihan yang di gelar oleh Lembaga
Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Provinsi Jawa Timur, Kamis (06/12/2018). Yang di
hadiri oleh masing-masing perwakilan LPPL dari Kabupaten/Kota se Jawa Timur dan
perwakilan dari LPPL Jawa Tengah patut di apresiasi. Bertempat
di Radio Suara Sidoarjo, Jalan Tenis Kota Sidoarjo. Peserta melakukan praktek
pembuatan Iklan Layanan Masyarakat (ILM), juga reportase lapangan secara
kelompok. Peserta yang berjumlah 20 orang , di bagi menjadi 4 (empat) kelompok,
yang masing-masing kelompok berjumlah lima orang. Dari masing-masing kelompok
di beri tugas meliput langsung di lapangan dan membuat layanan layanan Iklan,
baik itu iklan komersil maupun ILM. Peserta banyak
menemui kesulitan, diantaranya banyak yang tidak mengerti dalam pembuatan
reportase, baik dalam proses maupun penulisan sebelum di serahkan ke panitia.
Tapi itu tidak menyurutkan semangat para peserta, dan para pelatih
mengapresiasi semangat para peserta pelatihan dengan mendampingi dan terus memberi
pengarahan.
Selain materi pelatihan yang di dapat, peserta juga di beri sertifikat oleh panitia LPPL sebagai bukti, bahwa para peserta memiliki ilmu juga pengalaman baru di dunia Broadcasting dan Penyiaran Radio. Yang tidak lepas dari tujuan LPPL untuk memberikan informasi kepada masyarakat melalui radio. Praktek di mulai pukul 08:00 wib hingga malam hari itu sangat lah menyenangkan, selain menambah banyak ilmu juga pengalaman. Peserta juga dapat menambah teman juga saudara baru dalam pelatihan ini, ungkap Risky Devi peserta perwakilan dari radio suara kota Probolinggo. Risky menambahkan, "pelatihan ini jangan hanya berhenti dan sampai di sini saja, tapi harus di kembangkan lagi agar para penyiar, lebih banyak wawasan juga pengetahuan yang selama ini hanya didapat secara otodidak (tanpa pelatihan)," imbuhnya. Ucapan terima kasih juga, masih Risky, saya berikan kepada guru pembimbing, teman teman serta pemerintahan kota Probolinggo yang memberikan kesempatan untuk belajar tentang broadcasting dan pemberitaan radio. " Sekali di udara, tetap diudara," pungkas Risky.(Jen/My).
Selain materi pelatihan yang di dapat, peserta juga di beri sertifikat oleh panitia LPPL sebagai bukti, bahwa para peserta memiliki ilmu juga pengalaman baru di dunia Broadcasting dan Penyiaran Radio. Yang tidak lepas dari tujuan LPPL untuk memberikan informasi kepada masyarakat melalui radio. Praktek di mulai pukul 08:00 wib hingga malam hari itu sangat lah menyenangkan, selain menambah banyak ilmu juga pengalaman. Peserta juga dapat menambah teman juga saudara baru dalam pelatihan ini, ungkap Risky Devi peserta perwakilan dari radio suara kota Probolinggo. Risky menambahkan, "pelatihan ini jangan hanya berhenti dan sampai di sini saja, tapi harus di kembangkan lagi agar para penyiar, lebih banyak wawasan juga pengetahuan yang selama ini hanya didapat secara otodidak (tanpa pelatihan)," imbuhnya. Ucapan terima kasih juga, masih Risky, saya berikan kepada guru pembimbing, teman teman serta pemerintahan kota Probolinggo yang memberikan kesempatan untuk belajar tentang broadcasting dan pemberitaan radio. " Sekali di udara, tetap diudara," pungkas Risky.(Jen/My).

No comments:
Post a Comment