TP PKK Kota Mojokerto bekerja sama dengan Dinas
Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota
Mojokerto mengadakan Lomba membuat beberan Simulasi Pola Asuh Anak, PPBN,
PKDRT, dan traffiking pada hari Rabu tanggal 8 Agustus 2018 bertempat
di Ruang Data PKK, Jalan Hayam Wuruk dengan peserta dari 3 kecamatan.
Kecamatan Magersari, Kranggan dan Prajurit Kulon dan Seluruh Tim
Penggerak PKK di tingkat Kelurahan se Kota Mojokerto. Acara dibuka oleh
Hj. Ninis Suyitno, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto dalam
sambutannya mengatakan setiap peserta harus mengerti materi yang telah
didapatkan baik mengenai pola asuh anak, PPBN, Penghapusan Kekerasan Dalam
Rumah Tangga (PKDRT) dan Traffiking karena materi tersebut akan dituangkan
dalam beberan simulasi. Menurut Hj. Sri Kuswinarningsih Inarto
Hadi Ketua Pokja I melaporkan kegiatan lomba membuat beberan simulasi
menjelaskan beberan simulasi adalah merupakan salah satu alat metode
pembelanjaran dan penyampaian informasi yang dituangkan dalam sebuah beberan
simulasi. Metode dapat memberikan pengalaman yang menarik bagi Tim Penggerak
PKK dalam memahami konsep dan memecahkan suatu permasalahan yang dihadapi.
Metode ini sangat bermanfaat karena dapat mengembangkan motivasi
intrinsik. Maksud dan tujuan lomba yang diikuti 21 (dua puluh satu) kelompok
untuk meningkatkan kreativitas PKK dalam menghadapi masalah yang ada dengan
metode simulasi. Ditambahkan Inarto Hadi materi beberan simulasi pola asuh
anak adalah merupakan program unggulan dari Pokja I yang juga program nasional
yang pelaksanannya dimotori oleh PKK di semua tingkatan. Disamping itu pola
asuh anak sangat penting diketahui orang tua, bagaimana cara mengasuh,
membimbing, membina dan melindungi anak untuk kelangsungan hidup, perkembangan
dan pertumbuhan yang serasi, selaras serta seimbang fisik maupun mentalnya.
Semuanya untuk masa depan anak bangsa.
Peserta berasal dari
Tim Penggerak PKK ini terlihat bersemangat ketika membuat beberan simulasi
dalam waktu 120 menit, mulai mengguntingi bahan, menggambar, menempelkan,
membuat kartu materi, kartu sansi dan kartu pesan, dadu, dan alat penentu
langkah. Salah satu peserta menuturkan bahwa motivasi ikut lomba membuat
beberan simulasi sesuai dengan undian mendapatkan materi pola asuh anak ini
sangat bermanfaat bagi keluarga untuk menerapkan pola asuh anak yang baik.
Selain untuk Keluarga juga memungkinkan para tim penggerak PKK turut
berpartisipasi dengan harapan mereka yang mewakili PKK di Kelurahan dan
Kecamatan dapat mensosialisasikannya di Kelurahan dan di Kecamatannya
masing-masing Dalam acara tersebut panitia penyelenggara mengahdir 3
(tiga) dewan juri terdiri Zuhrini Sekretaris Bakesbangpol, Sri Yuli Yuniari
Ketua Pokja II Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto dan Sri Hartini Sekretaris
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB)
Kota Mojokerto setelah mengamati dengan kriteria penilaian waktu, sesuai
thema,, keserasian tampilan, dan kreativitas, Juara I diraih oleh Tim Penggerak
PKK Kelurahan Balongsari nilai 285, juara II Tim Penggerak PKK Kelurahan
Magersari nilai 265, juara III Tim Penggerak PKK Kelurahan Kranggan nilai 255,
juara Harapan I Tim Penggerak PKK Kelurahan Kelurahan Sentanan nilai 245, Juara
Harapan II Tim Penggerak PKK Kelurahan Gunung Gedangan nilai 220 dan juara
harapan III Tim Penggerak PKK Kelurahan Miji nilai 205.

No comments:
Post a Comment