Dalam beberapa pekan
terakhir ini, harga-harga kebutuhan pokok terus merangkak naik , termasuk
kebutuhan pokok rakyat , termasuk pangan (beras dan lain-lain). Akibat kenaikan
ini pemerintah tidak boleh berpangku tangan. Disini Pemerintah Kota Mojokerto melalui
Dinas Sosial Kota Mojokerto, harus turun tangan untuk meringan beban mereka
dalam situasi yang sulit begini. Terobosan Pemerintah sangat diperlukan tidak
sekedar pada dengan operasi pasar saja. Untuk menyikapinya naiknya sejumlah
harga kebutuhan pokok, hari Rabu, (28/2/2018) bertempat di Halaman Kantor Dinas
Sosial Kota Mojokerto, Jalan Benteng Pancasila telah berlangsung acara
penyerahan bingkisan sembako kepada penyandang Disabilitas.
Secara simbolis bingkisan sembako diserahkan oleh Drs. Djasmani,
MM, Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, mewakili drg. Sri
Mudjiwati, Kepala Dinsos Kota Mojokerto, didampingi Kasinya Drs. Sindung
menyerahkan kepada perwakilan disabilitas isno dari Kelurahan Blooto dan Pui
dari Kelurahan Mentikan. Djasmani dalam sambutannya mengatakan total pemberian
bantuan sembako kepada penyandang disabilitas sebanyak 350 (tiga ratus lima
puluh) bingkisan sembako, sedangka di Kota Mojokerto data penyandang
disabilitas ada sekitar 600 (enam ratus) orang, jadi masih sisa 250 (dua ratus
lima puluh) penyandang disabilitas yang belum kebagian bingkisan sembako,
karena memang dana dari Pemerintah Kota Mojokerto sangat terbatas. Oleh
karenanya tahun berikutnya (tahun depan) secara bergantian yang tahun ini tidak
dapat bantuan, maka tahun depan akan dapat bantuan. Maka pesan saya bagi tahun
depan yang tidak dapat karena tahun ini dapat jangan sampai mengeluh ke BapaK
RT. Terus terang Bapak RT banyak yang takut masalah pemberian bantuan ini
dikira pak RT nya pilih kasih atau yang diajukan kok itu-itu saja. Jangan
menyalahkan pak RT, yang jelas secara bergantian ini karena dana
terbatas. Ungkap Jasmani. Dikatakan jasmani sasaran bantuan paket sembako ini
memang untuk para penyandang disabilitas yang tersebar di Kota Mojokerto.
Dijelaskan untuk tiap paket bantuan itu didalamnya terdiri dari beras, Bantuan
serupa juga diberikan kepada 700 tukang becak di Kota Mojokerto hari Selasa
tanggal 27 Pebruari 2018 kemarin. Maksud dan tujuan pemberian bantuan sembako
adalah untuk menyikapi naiknya kebutuhan pokok dan untuk meringankan beban
ekonomi keluarganya. Diharpakan bantuan yang diserahkan dan sudah diterima oleh
penyandang disabilitas bisa bermanfaat. Hal tersebut juga adalah bukti
kepedulian pemerintah Kota Mojokerto kepada para penyandang disabilitas. Agar
pemberian bantuan ini berjalan tertib dan lancar Kepada penerima bantuan
agar duduk di kursinya masing-masing, karena panitia sudah mengaturnya, kalau
yang datang terakhir jelas kebagian terakhir dan apabila sudah membawa
undangan, copy KTP, KK, dan surat pengantar ini mohon disiapkan nanti akan satu
persatu dipanggil tidak usah berebut pasti semuanya kebagian. Ujarnya.
(yy)

No comments:
Post a Comment