Suatu kehormatan dan
kebanggan bagi masyarakat Kota Mojokerto, pada Jumat (26/1) telah menjadi tuan
rumah Tour de Indonesia 2018. Kota Mojokerto menjadi jujukan ratusan pebalap
dari seluruh dunia. Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB
ISSI) Raja Sapta Oktohari dalam sambutannya menyerukan bahwa Warga Kota
Mojokerto telah mampu memberikan semangat yang luar biasa bagi peserta balap
sepeda berkelas internasional dan level tertinggi di Indonesia ini. “Terima
kasih atas dukungan yang luar biasa. Kota Mojokerto menjadi tuan rumah terbaik.
Karena begitu lepas start dari Madiun, masuk ke Kota Mojokerto masyarakatnya
tidak berhenti terus meneriakkan dukungan terhadap Tour de Indonesia,” tutur
Sapta. Masyarakat yang antusias meneriakkan dukungannya menjadi semangat yang
luar biasa meskipun di etape dua ini disambut hujan gerimis dan medan yang
terjal. Tour de Indonesia telah berhenti sejak tahun 2011 lalu dan di tahun
2018 ini kembali diselenggarakan. Tour de Indonesia digelar dari tanggal 25
hingga tanggal 28 Januari 2018 dan melintasi empat etape. Ketua PB ISSI sore
itu disambut Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus dengan didampingi Forpimda
Mojokerto.
Sementara
itu Wali Kota Mojokerto Mas’ud Yunus dalam sambutannya menururkan bahwa gelaran
yang pada etape II ini finish di Kota Mojokerto merupakan suatu kehormatan bagi
Pemerintah dan masyarakatnya. “Mudah-mudahan tahun depan event ini juga
melewati Kota Mojokerto. Dimana Mojokerto ini merupakan bumi Mojopahit, cikal
bakalnya Indonesia,” serunya. Pebalap Asal Indonesia Abdul Gani menjuarai etape
kedua kejuaraan balap sepeda internasional Tour de Indonesia 2018 dari Madiun
menuju Mojokerto, setelah menang adu sprint dengan dua
pebalap asal Malaysia menjelang finis. Pebalap KFC Cycling Team itu menempuh
jarak 117,5 kilometer dalam waktu 02:24:17 disusul rival asal Negeri Jiran,
Muhammad Shahrul Mat Amin dari Terengganu Cycling Team, dan Muhammad Nur Aiman
dari Team Sapura Cycling. (Rr-Humas)

No comments:
Post a Comment