Dalam
rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Paguyuban Warga Lanjut Usia
Indonesia (Wulan) Dewan Pengurus Cabang Mojokerto (DPC) menggelar
syukuran di Gedung Pendopo Graha Praja Wijaya, Jalan Gajah Mada, hari Minggu
(15/10/2017). Dihadiri oleh Ketua DPD Wulan Indonesia Prop. Jatim, Perwakilan
Wulan cabang Malang, Jombang, Kediri, Trenggalek, Nganjuk dan Mojokerto. Acara
syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPC Wulan Propinsi Jawa
Timur Hadi Sari Karsono didampingi Ketua Paguyuban Wulan Indonesia Cabang
Mojokerto Drs. Risdy Hariantoko diserahkan kepada Walikota Mojokerto Drs.
H. Mas’ud Yunus didampingi Kepala Bapeko Kota Mojokerto Harlistyati, SH, M.Si. Yulius
Reinchard Lambey Sekretaris Paguyuban Wulan DPC Mojokerto
menyampaikan `acara syukuran yang diawali dengan menyanyikan lagu
Indonesia Raya, Mars Paguyuban Wulan, dilanjutkan kata sambutan dari Ketua
Paguyuban Wulan Indonesia Cabang Mojokerto Drs. Risdy Hariantoko menyampaikan
ucapan terima kasih kepada pemerintah Kota Mojokerto yang telah memberi
fasilitas gedung sehingga acara tasyakuran berjalan dengan lancar.
Selain
itu ucapan terima kasih disampaikan pula kepada Kepala Bapeko Kota Mojokerto
Harlistyati, SH, M.si yang telah memberikan bantuan dana guna mendukung
kelancaran kegiatan Wulan. Lebih lanjut dikatakan Risdy berdirinya Wulan Kota
Mojokerto tepatnya tanggal 16 Oktober 2016 sehingga dalam usia 1 (satu) tahun
HUT Paguyuban Wulan Cabang Mojokerto yang boleh dikatakan masih
muda namun solid dalam kegiatan yang bermanfaat bagi sesama masyarakat sesuai
dengan Visi Wulan : “ Mandiri, bermartabat dan bermakna “ ini dalam Ultah ke 1
kegiatan yang telah dilaksanakan yakni tanggal 8 Oktober 2017 berbagi kepada
saudara di Rumah Peduli Lansia Tribuana Tungga Dewi, senam kebugaran
dilingkungan Panggreman Kecamatan Kranggan, dan tyasakuran hari ini dengan tema
: “ Kita Pererat Jalinan Persaudaraan dan Kebersamaan “. Kata Risdy pada
paguyuban Wulan ini anggotanya beda-beda suku, agama dan ras tapi kan tetap
Saudara. Walikota Mojokerto dalam sambutannya semoga dengan kehadiran
Wulan dapat bermanfaat bagi Kota Mojokerto yang wilayahnya kecil dengan 3
Kecamatan, 18 Kelurahan, jumlah penduduk 143 ribu lebih merupakan kota terpadat
nomor 3 di Jawa Timur setelah Surabaya dan Malang. Kota Mojokerto tidak
memiliki Sumber Daya alam maka fokus pembangunan pada peningkatan Sumber Daya
Manusia melalui bidang Pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
Walikota yang biasa disapa dengan kyai UD juga menerangkan tentang program
Universal Caverage, Sekolah gratis, Angkutan sekolah gratis Kecakapan
Dasar Keagamaan sampai dengan usia harapan hidup orang Kota Mojokerto 72, 82
tahun yang sudah diatas rata-rata nasional 69 tahun. Kami harapkan kehadiran
Wulan di Kota Mojokerto dapat bermanfaat dan ikut membahagiakan para lanjut
usia. Karena itu harapannya sambil menambahkan bahwa di Kota Mojokerto sudah
berdiri Rumah Peduli Lansia Tribuanna Tungga Dewi dan segala kebutuhannya sudah
disediakan anggaran APBD. Sebagai wujud untuk membahagiakan lansia memang
membutuhkan bantuan maka Pak wali dalam acara tersebut juga ingin berbagi
bersama mengeluarkan amplop dari saku bajunya diberikan kepada Ketua
Wulan Mojokerto. Untuk urusan lansia segeralah Wulan berkoordinasi
dengan Dinas Sosial kota Mojokerto karena semua program lansia ada di Dinsos.
Setelah acara pokok dilanjutkan dengan makan bersama diselingi acara hiburan
dan pengukuhan pengurus Wulan Kirana.(Orz).

No comments:
Post a Comment