Wali
Kota Mojokerto Mas’ud Yunus bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa
Timur, Plt Sekdakot, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita dan Forpimda Mojokerto,
Rabu (25/10) hadir dalam acara pencanangan Kampung KB di lingkungan Trenggilis,
Kelurahan Blooto, Kota Mojokerto. Dalam kesempatan ini, Kiai Ud mengajak semua
yang hadir dan masyarakat Trenggilis untuk “ngopi bareng”. Kampung KB
ditargetkan ada di setiap Kecamatan di Kota Mojokerto. Di awali tahun lalu
yaitu telah dicanangkan di Lingkungan Randegan, Kelurahan Kedundung, Kecamatan
Magersari Kota Mojokerto.
Dan di tahun ini
dicanangkan di Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokerto. Pengembangan Kampung KB
di Lingkungan Trenggilis melalui beberapa syarat. Yaitu karena di lingkungan ini
bersebelahan dengan jalur kereta api yang padat penduduk. Disamping itu di
lingkungan ini juga merupakan pencapaian target KB masih rendah. Perkawinan
usia dini, dibawah usia 20 tahun di lingkungan ini juga terbanyak di Kota
Mojokerto. Oleh karena itu, dengan dicanangkan sebagai kampung KB yang bekerja
sama dengan perangkat kelurahan, RW, RT dan tokoh masyarakat setempat,
diharapkan pencapaian KB dapat terwujud. Karena di lingkungan Trenggilis ini
partisipasi masyarakat juga sangat baik. Target KB dilingkungan ini optimis
dapat diwujudkan Pemkot Mojokerto dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan,
Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Mojokerto. Kiai Ud usai
ngopi bareng, kepada media menuturkan bahwa pencanangan Kampung KB yang kedua ini
berharap program-program KB khususnya di lingkungan ini akan lebih efektif dan
hasilnya lebih maksimal. “Karena kita ingin, Kota Mojokerto sebagai kota padat
penduduk, kita perlu mengatur masalah kependudukan ini,” harapnya. Orientasi
dalam program KB ini, lanjut Kiai Ud, pertama yaitu menunda usia perkawinan.
“Yang kedua mengatur kelahiran, yang ketiga masalah kesehatan, pendidikan,
ekonomi dan pemoralan. Harapan kami maka rasio angka kelahiran terus menurun
sehingga jumlah penduduk bisa terkendalikan,” serunya. (Rr,kha - Humas)

No comments:
Post a Comment