JAM’IYAH
PENGAJIAN AL-IKHLAS MIJI BARU III KEC. KRANGGAN IKUTI LIVE ON TVRI” PENGAJIAN
ASSALAM TVRI JATIM “ TEMA : “ MERDEKA DUNIA AKHERAT “ Merdeka dunia akherat
dapat dicapai apabila kita dapat menjadi teladan yang baik agar seseorang
menjadi mulia didunia dan akherat. Hal tersebut menjadi materi bahasan ceramah
agama yang disampaikan oleh Ustadazah Dra. Hj. Uchi Nurul Hidayati dari
Pasuruan dalam acara Live On TVRI “ Pengajian Assalam TVRI Jatim “ diikuti oleh
Ketua Pengajian Al-Iklas Miji Baru III Hj. Suyatik Sudarmaji, SPd, Dra. Hj.
Nurhidayah dari penyuluh agama Islam Kemenag Kota Mojokerto sebagai pendamping
dan Jami’iyah Pengajian Al-Iklas Miji Baru III RW.02 Kelurahan Miji Kecamatan
Kranggan, Kota Mojokerto , hari Jum’at (18/8/2017).
Ustadazah Dra. Hj. Uchi
Nurul Hidayati asal dari Pasuruan ini berdakwah dengan gaya yang khidmat dan
terkadang disiisipi candaan yang mencairkan suasana. Dalam tausiahnya Uchi
Nurul Hidayati menjelaskan tujuh hal yang membuat orang yang dapat merdeka
dunia dan akherat yaitu orang yang bisa meraih kemuliaan didunia dan akherat.
Beberapa kisah kehidupan sehari-hari juga dituturkan sebagai penegas isi
ceramah yang diberikan “ Menjadi orang baik itu adalah orang yang merdeka dunia
dan akherat. Juga mulia dunia dan akherat ditandai dengan tujuah perkara. Hati
yang bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT. Tidak perlu menunggu tua
untuk melakukan kebaikan. Seperti Rosulluloh Muhammad SAW mencontohkan
bersedekah setiap mempunyai rezeki. Niscaya rezeki tidak akan berkurang dan
akan selalu bertambah karena kita menyalurkan harta di jalan Allah. Kata Uchi.
Ciri selanjutnya dia menyebutkan memiliki isteri yang bisa menentramkan hati
dan anak yang soleh-solechah serta mudah dididik. Seperti pada acara ini
Alhamdulillah ibu dari Kelompok pengajian Al-Iklas Miji Baru III RW.02
Kelurahan Miji Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto dan daerah Kab./Kota lainnya
semua berkumpul diacara yang mulia ini semoga nantinya dapat membawa kita
bahagia didunia dan akherat. Semoga ini bisa menjadi contoh yang baik bagi
kelompok pengajian yang lainnya di Kota Mojokerto dan di lingkungan sekitarnya.
Lalu tak kalh pentingya menjadi merdeka dunia akherat, memiliki teman-teman
yang baik dan mau belajar ilmu agama juga harus dipenuhi. Setelah itu memiliki
keberkahan umur dan mensukuri rezeki. Jika semua ini kita dapatkan niscaya
ketentraman hidup, merdeka dunia dan akherat akan didapatkan. Diimbagi ibadah
wajib dan ibadah sunnah – sunnah lainnya insyaf Allah kita termasuk orang-orang
yang disayani oleh Allah SWT. Sementara Dra. Hj. Nurhidayah dari Penyuluh Agama
Kemenag Kota Mojokerto yang juga hadir ditengah-tengah Jami’iyah Pengajian
Al-Iklas Miji Baru III RW.02 Kelurahan Miji Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto,
dalam acara Live On TVRI “ Pengajian Assalam TVRI Jatim “ juga menyampaikan
bahwa manusia dalam mempertahankan hakikat kemuliaan ini akan berhadapan dengan
tantangan dalam dirinya.Allah SWT menceritakan dalam surah An Nazi’at tantangan
ini berupa cinta dunia dan tunduk kepada nafsu. Siapa yang menang atas kedua
tantangan ini ia merdeka, Namun siapa yang terbelenggu dalam kedua tantangan
tersebut ia tidak merdeka. Merdeka artinya terbebas dari belenggu cinta dunia
dan nafsu. Bukan merdeka seseorang yang dipermainkan nafsunya dan bergelimang
dalam gemerlap dunia. Tetapi sayang, makna ini sekarang terbalik. Disana-sini
terdengar teriak kemerdekaan dengan bersenang-senang dalam nafsu dan dunia.
Sungguh ini suatu kenyataan yang sangat menyedihkan.Oleh karenanya Nurhidyah
mengajak kepada kita semua ibu-ibu pengajian: Jadikan rumah tangga kita sebagai
markas pengkaderan generasi akan datang. Suami menghidupkan semangat memahami
agama, sehingga istri anak semakin cinta kepada agama, Allah dan rosul-Nya.
Cinta inilah yang akan menghidupkan cahaya hati anggota keluarga, sehingga perbuatan
sesuai syariat ALLah SWT yaitu saling memberikan nasihat dalam kebenaran.(ORZ).

No comments:
Post a Comment