Pemkot Mojokerto menggelontor program bedah kampung di
seluruh kelurahan, modelnya, Bantuan dana per RW sebesar 50 juta untuk merehap
dan membangun infrastruktur ditingkat lingkungan. Harlistyati, Kepala Bappeko
Mojokerto mengatakan, Program ini bertujuan mempercepat sekaligus memperluas
jangkauan perbaikan infrastruktur menuju kampung yang bersih, teduh, sehat,
Indah dan Aman (KASIH SETIA)."Program ini jadi unggulan Waliota saat
presentasi Program Adipura, di Kementerian Lingkungan Hidup, Selasa lalu."
Ujarnya. Harlis juga mengatakan, sedikitnya 120 RW mendapatkan bantuan dalam
program bedah kampung tahun 2017 ini. "Dana itu khusus untuk perbaikan
sarana infrastruktur kampung, yang berorientasi kebersihan, keteduhan, dan kesehatan,’’
ungkap Harlistiyati. Harlis berharap bantuan keuangan ini mampu merubah kondisi
kampung yang sebelumnya jelek menjadi lebih bagus. "Perubahan itu harus
bisa dirasakan masyarakat, misalnya membangun fasilitas umum, setelah program
berjalan nanti akan dinilai oleh Pemkot dengan menggunakan indikator penilaian
Adipura." Tambahnya. Program bedah kampung ini, ditekankan pada
pemberdayaan masyarakat, mulai dari menentukan sasaran, merencanakan hingga
melaksanakan pembangunan melalui LPM. ’’Pak Walikota ingin masyarakat terlibat
aktif dalam pembangunan. Jadi mulai perencanaan, pelaksanaan, pertanggung
jawaban hingga evaluasi, semua melibatkan masyarakat," pungkasnya.(Zac)

No comments:
Post a Comment