BLITAR - Kota Blitar kembali menjadi jujugan pemerintah daerah lain.
Senin pagi (21/09), rombongan dari Pemkot Mojokerto terdiri dari 30
orang, 5 petugas telecenter, 15 anggota Kelompok Informasi Masyarakat
(KIM) dan pendamping berkunjung ke Telecenter Bung Karno di anjungan
PIPP Kota Blitar. Diterima secara langsung oleh Kepala Dishubkominfo Kota Blitar.
Modjari, S.Sos Sekretaris Dishubkominfo Kota Mojokerto pada Senin
(21/09) dikonfirmasi mengatakan bahwa ada dua fokus yang ingin
dipelajari dari Kota Blitar. Terkait dengan Keberadaan Telecenter (TC)
Bung Karno dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Menurutnya TC
“Palapa” Kota Mojokerto baru terbentuk bulan November 2014 dan TC Bung
Karno sudah sejak tahun 2011. Sehingga petugas TC Palapa bermaksud
menimba pengalaman terkait dengan upaya petugas TC Bung Karno dalam
mewujudkan kemandirian.
Dilain pihak, anggota KIM Mojokerto juga sangat terkesan dengan keberlangsungan kegiatan dari KIM Kota Blitar. Selama ini bisa berjalan dengan semestinya, artinya kepengurusan KIM terbentuk bukan hanya untuk perlombaan saja, namun juga terus berkiprah memberikan informasi bagi masyarakat.
Terkait dengan Telecenter, Yudi Artanto Manajer TC Bung Karno mengatakan selama ini telah diberikan pembinaan dan support dari dinas terkait hingga akhirnya mampu mandiri. Bahkan untuk menutup kekurangan dalam hal financial, pihaknya menggandeng SKPD yang memiliki program seperti pelatihan keterampilan computer bagi karyawannya.
Terkait dengan keberadaan KIM Kota Blitar, terwakili oleh KIM Kentongan. Roma Hudi Fitrianto Ketua KIM Kentongan Kelurahan Klampok menjelaskan, sejak terbentuk sebanyak 20 pengurus dan anggotanya getol berinovasi. Seperti saat ini tengah focus menangani bank sampah, mengkoordinir sekaligus mempublikasikan keberadaan bank sampah kepada masyarakat kelurahan setempat sebagai nasabah. Selain itu juga membantu publikasi melalui blog KIM Kentongan, setiap kegiatan dari organisasi setempat seperti kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT). Sehingga eksistensi KIM Kota Blitar bukan hanya untuk persiapan lomba saja.
Setelah berdialog dengan pengelola TC Bung Karno dan Ketua KIM Kentongan, rombongan dari Pemkot Mojokerto juga melakukan kunjungan ke KIM Kentongan di Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar
Dilain pihak, anggota KIM Mojokerto juga sangat terkesan dengan keberlangsungan kegiatan dari KIM Kota Blitar. Selama ini bisa berjalan dengan semestinya, artinya kepengurusan KIM terbentuk bukan hanya untuk perlombaan saja, namun juga terus berkiprah memberikan informasi bagi masyarakat.
Terkait dengan Telecenter, Yudi Artanto Manajer TC Bung Karno mengatakan selama ini telah diberikan pembinaan dan support dari dinas terkait hingga akhirnya mampu mandiri. Bahkan untuk menutup kekurangan dalam hal financial, pihaknya menggandeng SKPD yang memiliki program seperti pelatihan keterampilan computer bagi karyawannya.
Terkait dengan keberadaan KIM Kota Blitar, terwakili oleh KIM Kentongan. Roma Hudi Fitrianto Ketua KIM Kentongan Kelurahan Klampok menjelaskan, sejak terbentuk sebanyak 20 pengurus dan anggotanya getol berinovasi. Seperti saat ini tengah focus menangani bank sampah, mengkoordinir sekaligus mempublikasikan keberadaan bank sampah kepada masyarakat kelurahan setempat sebagai nasabah. Selain itu juga membantu publikasi melalui blog KIM Kentongan, setiap kegiatan dari organisasi setempat seperti kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT). Sehingga eksistensi KIM Kota Blitar bukan hanya untuk persiapan lomba saja.
Setelah berdialog dengan pengelola TC Bung Karno dan Ketua KIM Kentongan, rombongan dari Pemkot Mojokerto juga melakukan kunjungan ke KIM Kentongan di Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan Kota Blitar
No comments:
Post a Comment