SEKRETARIAT : JLN. GAJAHMADA NO. 100 GEDUNG GMSC KOTA MOJOKERTO TELP : 0822 3117 3218 Email : telecenterpalapakotamojokerto@gmail.com, Blogger : http://telecenterpalapa.blogspot.co.id/

Monday, June 29, 2015

BATIKU BATIKMU KOTA MOJOKERTO 2015



FESTIVAL BATIKU BATIKMU
WARNAI HARI JADI KOTA MOJOKERTO KE 97

            Sesuai dengan thema peringatan hari jadi Kota Mojokerto kali ini yaitu “97 Tahun Mojokerto service city cinta produkku, cinta Kotaku, sejahtera rakyatku dan maju bangsaku”.  Untuk mewarnai pesta ulang tahun kota kali ini Ikatan Gus dan Yuk bekerjasama dengan Dinas Pemuda Olahrah, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) menyelenggarakan festival batikmu batikmu. Acara bergensi ini dihelat pada minggu 7 Juni 2015 bertempat di jln. Raya Surodinawan Kecamatan Prajuritkulon.
            Wiwit Febriyanto  Kepala Disporabudpar Kota Mojokerto mengakatan, tujuan festival batiku batikmu ini adalah untuk mempromosikan produk daerah kota Mojokerto dan mencintai produk dalam negeri. Megingat para pengrajin batik di Kota Mojokerto ini tumbuh dan berkembang dengan pesat.  Hasil produk para  pengrajin ini sudah mampu bersaing tingkat nasional.  Untuk festival kali ini diikuti sebanyak 450 peserta lebih belum termasuk peserta dari SKPD.   Peserta bukan hanya dari Kota/ Kab. Mojokerto, namun juga dari Jombang, Lamongan, Bojonegoro, Tuban, Kab/Kota  Kediri, Sidoarjo dan Surabaya serta Kab/Kota Malang.
            Dijelaskan oleh Nyong Larunga ketua Ikatan Gus dan Yuk (IGY) Kota Mojokerto selaku panitia pelaksana, .festival batiku - batikmu ini terbagi menjadi dua tingkat yaitu tingkat anak (TK/SD) dan tingkat Remaja/Dewasa.  Sedangkan untuk penilaian terbagi menjadi empat kategori yaitu kategori pesta glamor, muslim glamor, office dan carnival.  
            Selain penampilan peserta, panitia juga menghadirkan bintang tamu putri Indonesia Vindia Rosi.  Kemudian juga hadir Putri Bandara, Putra/Putri Batik Nsantara, Raka/Raki Jawa Timur, Duta Wisata Indonesia dan Duta wisata Kab/Kota se-Jawa Timur. Para duta wisata ini juga ikut berlenggak lengkop diatar Red karpet sambil mempamerkan hasil batik dari pembatik Kota Mojokerto.  Mereka tampil tampak anggun dan cantik mencerminkan kecantikan dari dalam(iner beauty). Bukan itu saja para pengrajin batik di Kota Mojokerto juga ikut ambil bagian dengan menampilkan para peragawati untuk menunjukan keanggunan batik mereka,  seperti batik Erna, batik Bu Dar, batikHindun, batik Sofia, batik Bado, batik Bety serta yang lainnya.
            Nyong selku ketua IGY mengaku berkeinginan memperkenalkan produk batik Kota ini sampai ke kanca internasional. Kedepan Nyong beharap dapat menghadirkan para wisatawan asing untuk bisa mengikuti festival batikmu batiku.  Dengan demikian secara tidak langsung akan membawa Kota Mojokerto ke kanca internasional.  Untuk saat ini IGY membantu Disporaudpar sedang menyiapkan pembuatan Website khusus batikmu- batiku.  Melalui media online ini akan dapat mudah diakses oleh darah-daerah lain baik wisatawan nusantara maupun wisatawan manca Negara.
            Berdasarkan hasil pantauan IGY saat ini produk batik yang sudah dilegalkan sebagai produk daerah Kota Mojokerto sebanyak 15 macam. Diantaranya batik Koro Renteng, Rawon Inggek, Mrico Bolong, Matahari, Gedek Roboh/Sulam Kloso,  Kampung Sepatu, Lerek Kali, Surya Mojopahit dan Sisik Grinting. Selain lima belas yang sudah dilegalkan masih banyak produk lain karya dari para pengrajin di Kota Mojokerto ini.
            Walikota Mojokerto KH. Masud Yunus yang hadir pada kesempatan tersebut menyambut gembira atas terselenggaranya festival batiku – batikmu ini yang dilaksanakan secara tertib, aman, indah, bersih dan penuh kekeluargaan. Batik merupakan budaya bangsa Indonesia, dengan festival ini diharapkan dapat mencintai karya anak bangsa dan sekaligus mensejahterakan warga Kota Mojokerto. Untuk meningkatkan usaha para pembatik ini Pemerintah Kota Mojokerto juga sudah memberikan akses permodalan melalui Diskoperindag.  Bantuan modal bergilir ini tanpa bunga, tanpa uang administrasi dan baru diangsur enam bulan kemudian setelah modal ini digunakan.  Selain itu untuk pengusaha/pengrajin yang mengembangkan produk local daerah, juga tersedia program usaha berbasis syariah (Pusyar).  Untuk ini kerja sama antara Dikoperindag, BAZ dan BPRS Kota Mojokerto serta Masyarakat Ekonomi Syariah.
            Walikota berharap agar festival batiku batikmu ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun untuk mendukung pengembangan wisata daerah.  “ Walau Kota Mojokerto tidak memiliki wisata alam, namun melalui wisata PKL, wisata belanja dan wisata budaya dapat menarik wisatawan manca negara hadir di Mojokerto.  Oleh karena itu kita perlu menyiapkan kualitas sumber daya kita baik produk dan jasa layanan “. Kata Walikota. Selain Walikota beserta isteri Ny. Siti Hamsyah,hadir pula Wakil Walikota Mojokerto beserta isteri, Sekdakot dan pejabat SKPD, Camat dan Lurah se-Kota Mojokerto.
            Pada akhir acara tim pengamat busana yang terdiri dari Iwan Kurniawan JRP, Sony Basuki Rahardjo, dan Hardiah Santi menetapkan para pemenang untuk masing-masing kategori ada  lima penampilan terbaik. Para pesera yang harus melintasi red karpet sepanjang 800 meter ini dinilai oleh tim pengamat dan telah diteapkan untuk tingkat anak kategori pesta glamor diraih Ayu Kusuma, kategori Muslim glamor diraih Jesika dan kategori office dimenangkan oleh Arya Guna, untuk kategori carnival dimenangkan oleh Raditya Febriani. Tingkat Remaja/Dewasa kategori busana pesta dimenangkan oleh Rini, Muslim glamor Al Ummahat, kategori office- Ria Rosary dan Kanival diraih oleh Heru Prayitno. Hadih berupa Thropy, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada terbaik I dan diserahkan langsun oleh tim pengamat busana. (ri)

































No comments:

Post a Comment