Lalu
lintas merupakan urat nadi kehidupan, lalu lintas diartikan sebagai sarana
vital untuk hidup dan tumbuh serta berkembangnya suatu masyarakat, pilar
kehidupan masyarakat untuk dapat hidup, tumbuh dan berkembang tersebut adalah
produktivitas yang dilakukan oleh manusia melalui aktivitas-aktivitas, mulai
dari sejak lahir, tumbuh, berkembang, bahkan sampai manusia tersebut meninggal
yang keseluruhannya membutuhkan lalu lintas, oleh karena itu, lalu lintas
seharusnya selalu aman, selamat, lancar dan tertib. Agar lalu lintas aman, selamat,
tertib dan lancar diperlukan penatalaksanaan lalu lintas, dan untuk
mewujudkannya harus didukung dengan perilaku manusia sebagai pengguna jalan
yang tentu sudah memliki kompetensi dan tingkat disiplin yang memadahi. Untuk
menanamkan jiwa sedini mungkin kepada anak-anak tentang berlalu lintas yang
baik dan benar, SD Plus Muhammadiyah Kota Mojokerto yang beralamatkan di Jalan
Brawijaya pada hari Kamis (17/1/2019) telah mengadakan kunjungan ke Kampung
Tertib Lalu Lintas di lingkungan Miji Baru III RW 02 Kelurahan Miji Kecamatan
Kranggan Kota Mojokerto, yang diikuti 199 anak dari kelas 1 s/d 5 dan
didampingi sekitar 20 Guru Pembimbing, yang dipimpin langsung oleh Juli
Indrawati, S.Pd.I Kepala Sekolah SD Plus Muhammadiyah yang bertujuan agar
anak-anak lebih mengetahui dan memahami pentingnya berlalu lintas dengan baik,
dengan ditunjukkan/dijelaskan tentang rambu-rambu yang ada di Kampung Tertib
Lalu Lintas tersebut.
Sunanto, SH, MM Lurah
Miji yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa Kampung Tertib
Lalu Lintas yang ada di lingkungan Miji Baru III (RW 02) Kelurahan Miji ini
merupakan Kampung Tertib Lalu Lintas percontohan beberapa waktu yang lalu telah
dicanangkan oleh Kapolres Kota Mojokerto. Diharapkan kedepan semua daerah dapat
mencontohnya. Kampung Tertib Lalu Lintas ini sering mendapat kunjungan dari
sekolah-sekolah baik yang ada di Kota Mojokerto maupun dari Luar Kota
Mojokerto, untuk itu Sunanto berharap agar warga lingkungan RW 02 lingkungan
Miji Baru dapat menjaga dan meningkatkan kebersihan lingkungan agar tampak
lebih indah. Sementara itu Ketua RW 02 Tatok Sulitjahjanti mengatakan bahwa
warga lingkungan Miji Baru RW 02 sangat antusias dengan adanya Kampung Tertib
Lalu Lintas yang ada di lingkungan, dan nerupaya untuk tetap menjaga
rambu-rambu yang telah ada, seperti zebracross benar yang bertuliskan
pesan-pesan lalu lintas, marka jalan dan lain-lain, kedepan akan menyiapkan
taman bermain lalu lintas bagi anak-anak, yang tanahnya sudah disiapkan, dan
untuk pelaksanaannya menunggu bantuan dari CRS ataupun Pemerintah. Tatok
berharap dapat memberikan yang terbaik bagi Pemerintah Kota Mojokerto. Selain
Ketua RW 02, Lurah Miji juga yang sangat dari Polres Kota Mojokerto yang
diwakili oleh IPDA. Matheus Jaka, SH, MM Kanit Dikyasa. Dalam materinya
menyampaikan bahwa dalam perspektif kebudayaan lalu lintas sebagai cermin
budaya bangsa yang memuat nilai-nilai perilaku manusia, budaya bangsa, muda
dipahami melalui gambaran perilaku ketaatan, kesadaran, kepekaan, kepedulian,
dan tanggung jawab masyarakat dalam berlalu lintas yang tercermin dari situasi
lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar. Kelancaran dan ketertiban
dalam berlalu lintas tentu menjadi harapan bagi semua. Kampung Tertib Lalu
Lintas merupakan perubahan perilaku pengguna kendaraan bermotor dimulai dari
sikap lokal atau yang lebih kecil yaitu lingkup kampung. Lalin tidak boleh
terganggu, sebab akan berdampak pada aktifitas dan kreatifitas masyarakat, jika
masyarakat sudah kehilangan kreatifitas dan aktifitas maka dapat dipastikan
menjadi ancaman serius dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat, tidak
hanya itu, gangguan terhadap kelancaran lalu lintas seperti kemacetan, juga berdampak
pada kerugian perekonomian nasional. Untuk itu perlu ditanamkan
pengertian kepada anak-anak tentang pentingnya berlalu lintas yang baik dan
benar, dengan mematuhi peraturan yang berlaku. (Sef).

No comments:
Post a Comment